Bulog Penyedia Produk BPNT Dituntut Menjaga 6 T

telusur.co.id - Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang ditunjuk BULOG sebagai penyedia produk dan beras dituntut harus menjaga 6 T yakni ; tepat sasaran, tepat waktu, tepat harga, tepat jumlah, tepat administrasi dan tepat kualitas. Hal ini agar keluarga penerima manfaat (KPM) dapat merasakan BPNT dengan benar dan baik.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosal (Dinsos) Kabupaten Subang, Saeful Arifin mengatakan penyaluran progran bantuan non tunai (BPNT) kepada keluarga penerima manfaat (KPM), dan BULOG ditunjuk sebagai penyedia produk sekaligus penyediaan beras, serta BRIling sebagai agen yang ditunjuk Pemkab Subang, terutama yang perlu diperhatikan dalam penyaluran BPNT, berhasil dengan baik, benar dan tepat sasaran. 

“Kami berharap dalam penyaluran BPNT kepada keluarga penerima manfaat (KPM), tepat sasaran dan dapat merasakan memanfaatnya BPNT ini dengan sebaik-baiknya,” kata Saeful kepada awak media, Kamis (7/11/2019).

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa dengan ditunjuknya BULOG sebagai penyedia produk BPNT dalam penyediaan sumber beras, dapat menarik minat KPM, BULOG harus terus menjaga 6 T, agar KPM dalam menerima dan menggunakan bantuan  itu benar-benar dapat dirasakan manfaatnya. “Ya. Artinya BULOG harus benar-benar dan serius menjaga  6 T,” ungkapnya.

Meski demikian, ia pun mengaku selalu memonitor sejumlah 692 agen e-warung dan 105 KPM di Subang. “Untuk setiap KPM diberikan saldo 110 ribu yang bisa ditukarkan dengan produk beras dan telor melalui e-warung, ya.. kami terus selalu memonitor hal terse but,” pungkasnya. [Ham]

Laporan : Deni Suhendar

Tinggalkan Komentar