telusur.co.id -Persija Jakarta sukses mengamankan tiga poin krusial dalam laga klasik pekan ke-27 Super League 2025/2026.
Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (11/4/2026), Macan Kemayoran tanpa ampun mencukur Persebaya Surabaya dengan skor 3-0.
Kemenangan ini menjadi momen kebangkitan skuad asuhan pelatih Persija setelah gagal meraih poin penuh dalam tiga laga sebelumnya.
Penampilan gemilang Eksel Runtukahu menjadi pembeda dengan torehan brace di laga ini.
Namun, performa bintang Persija Allano Lima tidak boleh dikesampingkan. Allano membuka keunggulan Persija melalui titik penalti pada menit ke-16.
Pemain asal Brasil tersebut dinobatkan sebagai pemain terbaik setelah mencetak dua asis dalam proses gol Eksel.
Jalannya pertandingan.
Berlaku sebagai tuan rumah, Persija menampilkan permainan menyerang sejak menit awal pertandingan.
Eksel Runtukahu kali ini dipilih pelatih Mauricio Souza menjadi ujung tombak ditopang Allano Lima dan Emaxwell Souza.
Baru memasuki menit ke-16, publik SUGBK bersorak setelah wasit menunjuk titik putih. Penalti diberikan usai Eksel Runtukahu dijatuhkan secara keras oleh bek Persebaya, Risto Mitrevski, di area terlarang.
Allano yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan dinginnya bersarang ke gawang lawan, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Persebaya sebenarnya sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-30 melalui aksi Milos Raickovic.
Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit melalui VAR karena Raickovic dianggap sudah berdiri dalam posisi offside.
Menjelang turun minum, Eksel nyaris menggandakan keunggulan melalui sundulan, namun bola masih melambung tipis di atas mistar Andhika Ramadhani.
Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk tuan rumah.
Memasuki paruh kedua, Persija tidak menurunkan tempo serangan. Dominasi terus diperagakan anak asuh Mauricio Souza.
Hasilnya terlihat pada menit ke-54, Eksel Runtukahu akhirnya mencatatkan namanya di papan skor lewat skema serangan yang rapi, membuat skor berubah menjadi 2-0.
Eksel benar-benar menjadi momok bagi pertahanan Bajul Ijo. Pada menit ke-72, ia hampir mencetak gol keduanya andai sepakan kerasnya tidak ditepis secara heroik oleh kiper Persebaya, Andhika Ramadhani.
Namun, upaya keras Eksel terbayar lunas di menit ke-76. Menerima umpan terobosan akurat dari Allano, Eksel berhasil lolos dari jebakan offside dan menaklukkan Andhika untuk kedua kalinya.
Gol ini mengunci kemenangan Persija sekaligus menutup laga dengan skor 3-0.
Dengan tambahan tiga poin ini, Rizky Ridho dan kawan-kawan akhirnya memutus tren negatif usai gagal menang di tiga laga terakhir.
Hasil ini juga Macan Kemayoran tetap bertahan di posisi ketiga klasemen sementara liga dan menjaga persaingan di papan atas tetap memanas.



