Generasi Muda Harus Siap Ikuti Perkembangan Teknologi Digital - Telusur

Generasi Muda Harus Siap Ikuti Perkembangan Teknologi Digital

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (foto:istimewa)

telusur.co.id - Era teknologi digital telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Pasalnya, internet, media sosial, hingga berbagai perangkat teknologi lainnya telah membawa perubahan besar dalam kehidupan sosial, mempengaruhi cara berinteraksi, belajar, dan bekerja.

Demikian diungkap Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (13/5/2024)

“Di tengah kemajuan teknologi ini, kita juga dihadapkan pada tantangan baru, terutama dalam mendidik generasi muda bangsa di tengah derasnya arus globalisasi. Salah satunya ditandai dengan semakin memudarnya makna teritorial antar negara yang nyaris tanpa batas atau borderless,” ujarnya. 

Melalui kegiatan wisuda daerah Universitas Terbuka Medan, secara daring, Dosen Pascasarjana Universitas Terbuka (UT) ini mengungkapkan peserta didik saat ini tumbuh dan berkembang dalam lingkungan digital yang terus berubah. Mereka diperkenalkan dengan berbagai informasi dan stimulasi internet dari sejak usia dini.

Dalam konteks ini, lanjutnya, perlu dipahami bahwa pendidikan tidak hanya tentang pengetahuan akademis. Melainkan juga tentang pembentukan karakter dan nilai-nilai positif yang akan membimbing peserta didik dalam menghadapi tantangan di masa depan.

“Digitalisasi juga menciptakan peluang dan membuka kesempatan kerja dan inovasi. Dengan perkembangan teknologi, banyak pekerjaan baru yang muncul dan kemampuan untuk bekerja secara fleksibel dan mandiri semakin meningkat. Mempelajari keterampilan digital yang relevan dan menguasai teknologi, dapat membuka peluang berkarir yang menarik dan menguntungkan,” jelasnya.

Merujuk pada data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Bamsoet memaparkan tingkat penetrasi internet di Indonesia saat ini sudah mencapai 79,5 persen. Artinya, sekitar 222 juta masyarakat Indonesia, termasuk para mahasiswa, sudah memiliki akses internet. Sedangkan pada tingkat global, sekitar 5,35 miliar atau lebih dari 66 persen populasi dunia telah terhubung ke internet.

“Internet yang menjadi trend global meniscayakan dua hal. Di satu sisi, menciptakan perkembangan dunia tanpa batas. Desa, kampung, kota, bahkan dunia telah terhubung dalam sebuah jaringan. Internet memberikan peluang yang sama untuk berkembang. Di sisi lain, dunia tanpa batas dalam jaringan internet juga meniscayakan hadirnya kompetisi global,” urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengajak para generasi muda khususnya mahasiswa untuk selalu berpikir inovatif dan kreatif, serta memiliki pemikiran kritis dan analitis (analytical thinking) terhadap data dan informasi. Di masa mendatang, generasi unggul, mandiri, berkarakter serta berpola pikir positif harus bersikap adaptif dengan perkembangan teknologi digital yang mendunia yang semakin tanpa batas.

“Kecerdasan dan kreativitas diperlukan untuk masuk ke dalam berbagai platform global untuk melangkah lebih maju dalam belantara dunia digital. Untuk itu, para wisudawan dan wisudawati tidak saja dituntut untuk menguasai ilmu pengetahuan di bangku kuliah secara teoritik, tetapi juga penguasaan teknologi sebagai soft skill yang dapat mengubah mindset,” pungkasnya.[]


Tinggalkan Komentar