telusur.co.id - BPJS Kesehatan terus berupaya menghadirkan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan Program JKN. Beragam inovasi diciptakan tidak hanya memudahkan peserta, tetapi juga membantu fasilitas kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Muhammad Aras menjelaskan bahwa, perubahan layanan dilakukan secara bertahap mengikuti perkembangan teknologi. Berbagai proses administrasi yang sebelumnya cukup panjang, dibuat lebih ringkas sehingga pelayanan yang diterima peserta semakin praktis.
“Dulu mengurus administrasi harus datang ke kantor BPJS Kesehatan, sedangkan sekarang sudah tersedia beragam kanal layanan yang semakin dekat dan mudah dikses peserta. Hanya melalui genggaman ponsel, peserta dapat mengakses layanan Administrasi, Informasi, dan Pengaduan seputar Program JKN,” urai Aras saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Surabaya. Jumat, (11/9/2026).
Aras menambahkan, kanal layanan tersebut meliputi Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 0811-8165-165, serta Virtual Office Layanan Peserta (VIOLA) melalui aplikasi Zoom. Selain itu, BPJS Kesehatan juga menghadirkan layanan BPJS Keliling dan layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola.
“Kedua layanan tersebut dapat dimanfaatkan oleh peserta yang membutuhkan layanan tatap muka dengan petugas BPJS Kesehatan, khususnya bagi mereka yang ingin memperoleh layanan di lokasi yang dekat dengan domisili. Kami ingin layanan Program JKN semakin dekat dan mudah diakses oleh masyarakat, sehingga jangan sampai mereka mengalami kendala saat mengakses layanan kesehatan,” papar Aras.
Aras menyebut, BPJS Kesehatan juga menghadirkan terobosan baru dalam layanan informasi dan pengaduan. Jika sebelumnya peserta yang ingin menghubungi Care Center 165 berpotensi terkendala biaya pulsa, kini peserta dapat memanfaatkan layanan Voice over Internet Protocol (VoIP) melalui Aplikasi Mobile JKN. Layanan tersebut memungkinkan peserta terhubung dengan Care Center 165 hanya dengan menggunakan koneksi internet tanpa dikenakan biaya pulsa.
“Fitur antrean online tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga bagi fasilitas kesehatan. Fitur ini dapat memangkas waktu tunggu pasien sehingga mengurangi penumpukan pasien di fasilitas kesehatan. Hal ini membuat proses pelayanan menjadi lebih teratur dan efisien, sekaligus membantu fasilitas kesehatan dalam mengelola alur pelayanan pasien,” tukas eks Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar ini.
Sementara itu, Rahma Oktaviana (29), peserta JKN asal Surabaya, menyampaikan apresiasinya kepada BPJS Kesehatan atas beragam inovasi digital yang semakin memudahkan peserta dalam mengakses layanan.
Menurutnya, layanan VIOLA sangat membantu dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi JKN, seperti perubahan data peserta dan penggantian FKTP.
Rumah saya cukup jauh dari kantor BPJS Kesehatan, sedangkan saya merasa lebih nyaman jika tatap muka langsung dengan petugas. Dengan demikian, layanan VIOLA melalui aplikasi Zoom sangat membantu saya dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi JKN,” sebut Rahma.
Rahma berharap BPJS Kesehatan terus meningkatkan inovasi layanan JKN agar semakin memudahkan masyarakat. Tak hanya itu, semoga Program JKN berkelanjutan dan semakin kuat dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Dengan begitu, manfaat Program JKN dapat dirasakan bersama oleh seluruh masyarakat. (bp/md/ari)



