telusur.co.id - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berencana membangun rumah susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat.
Proyek tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada periode 2026 hingga 2027.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, mengatakan, pembangunan tahap awal akan menggunakan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Kita sih di situ pakai APBN satu tower dulu ya. Satu menara (tower) rusun dulu," ucap dia kepada telusur di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Dia menjelaskan, lahan yang disiapkan untuk pembangunan memiliki luas sekitar lebih dari satu hektare.
Lokasi tersebut menjadi salah satu titik yang diproyeksikan untuk pengembangan hunian vertikal bagi MBR di wilayah penyangga Jakarta.
Meski demikian, Sri belum merinci kapasitas hunian yang akan tersedia di rusun tersebut. Saat ditanya mengenai potensi jumlah warga yang dapat ditampung, dia menyatakan masih akan melakukan pengecekan lebih lanjut. "Nanti aku cek ya," tutur dia singkat.
Sebagai informasi, lokasi pembangunan berada di kawasan Tapos yang memiliki tingkat kepadatan penduduk cukup tinggi di Kota Depok.
Lahan yang akan digunakan juga telah berstatus sebagai aset milik Pemerintah Kota Depok sehingga dapat dimanfaatkan untuk pembangunan rusun.
Laporan: Malik Sihite



