telusur.co.id - Lady Gaga kembali memberi kejutan besar untuk para Little Monsters. Saat banyak penggemar mengira era Mayhem telah usai, sang superstar justru menghadirkan pengalaman musik baru bertajuk Apple Music Live: Lady Gaga Mayhem Requiem — konser film sinematik yang siap mengguncang layar streaming dan bioskop Amerika Serikat.

Pertunjukan eksklusif tersebut direkam secara langsung Januari lalu di The Wiltern, Los Angeles, dan akan tayang perdana pada 14 Mei pukul 8 malam waktu Pasifik melalui Apple Music serta di 15 bioskop AMC Theatres di seluruh Amerika Serikat.

Menariknya, Apple Music membuka akses premiere untuk non-pelanggan, sementara versi lengkap konser dan album live dengan teknologi Spatial Audio hanya tersedia bagi pelanggan platform tersebut.

Opera Gelap Lady Gaga yang Lebih Intim dan Eksperimental

Mayhem Requiem hadir sebagai interpretasi baru dari tur teatrikal Mayhem Ball yang sebelumnya sukses besar. Tur yang diproduseri Gaga bersama tunangannya, Michael Polansky, dikenal sebagai opera lima babak penuh visual dramatis, kostum eksentrik, dan pertunjukan emosional dari lagu-lagu lama maupun terbaru Gaga.

Dalam versi terbaru ini, Gaga tampil lebih intim namun tetap megah. Siaran pers menggambarkan dirinya sebagai “hantu dari opera gotiknya sendiri,” tampil di tengah reruntuhan panggung dan pilar retak sambil memainkan piano dan synthesizer.

Lagu-lagu seperti “Abracadabra” dan “Disease” diaransemen ulang menjadi lebih gelap, teatrikal, dan emosional — memperlihatkan sisi artistik Gaga yang kembali ke akar musik pop eksperimentalnya.

Dari Coachella hingga Grammy Awards

Konsep Mayhem Ball pertama kali mencuri perhatian publik ketika Gaga menjadi headliner di Coachella Valley Music and Arts Festival 2025. Sejak saat itu, era Mayhem terus berkembang menjadi salah satu proyek paling artistik dalam kariernya.

Gaga juga sempat mengejutkan publik di Grammy Awards 2026 lewat versi rock dari single “Abracadabra.” Tanpa penari latar besar seperti di video musik aslinya, Gaga tampil misterius dengan topi berbentuk mata raksasa sambil membawakan aransemen baru yang lebih intens.

Malam itu, pelantun “Die with a Smile” tersebut membawa pulang dua Grammy tambahan, menjadikan total koleksi penghargaan Grammy miliknya mencapai 16 kemenangan. Ia juga menjadi artis dengan nominasi terbanyak kedua setelah Kendrick Lamar di Grammy Awards 2026.

Tayang di 15 Kota Besar Amerika

Mayhem Requiem akan diputar terbatas di berbagai kota besar seperti New York City, Chicago, San Francisco, Seattle, hingga Washington DC, menjadikannya salah satu event musik sinematik paling dinanti tahun ini.