telusur.co.id - Menteri Haji (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf meninjau langsung kesiapan operasional Asrama Haji Donohudan di Solo, Jawa Tengah, pada Kamis (30/4/2026), guna memastikan pelayanan kepada jemaah berjalan lancar dan nyaman sejak awal keberangkatan.
Dalam kunjungan tersebut, Menhaj mengecek berbagai fasilitas, mulai dari kamar hunian, ruang makan, hingga dapur penyedia konsumsi. Ia juga meninjau alur layanan jemaah sejak kedatangan hingga penempatan kamar, agar proses berjalan rapi, tertib, dan mudah bagi jemaah.
“Asrama haji bukan sekadar tempat transit. Ini titik awal pengalaman ibadah, jadi harus memberikan kesan nyaman dan menenangkan,” ujar Menhaj. Ia menekankan perhatian khusus bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan mereka yang membutuhkan pendampingan.
Selain fasilitas, Menhaj meninjau proses pemeriksaan kesehatan akhir (istithaah), tahap penting sebelum keberangkatan untuk memastikan jemaah siap menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Pemerintah juga mengevaluasi layanan konsumsi dan fasilitas pendukung lainnya sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan. “Tujuannya sederhana, supaya jemaah bisa menjalani ibadah dengan lebih tenang karena urusan layanan sudah kita siapkan sebaik mungkin,” tutup Menhaj.
Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan kepada jemaah terus diperkuat, tidak hanya dari sisi fasilitas, tetapi juga dari cara melayani, agar jemaah merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik sejak di tanah air.



