MUBES ke-10 IKA UNJ, Rektor Dorong Regenerasi dan Peran Strategis Alumni untuk Kemajuan Universitas - Telusur

MUBES ke-10 IKA UNJ, Rektor Dorong Regenerasi dan Peran Strategis Alumni untuk Kemajuan Universitas

Prof Komarudin saat memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba menulis artikel populer-Foto-Yudo

telusur.co.id - Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof. Komarudin mendorong terjadinya regenerasi kepemimpinan dalam Musyawarah Besar (MUBES) ke-10 Ikatan Alumni UNJ (IKA UNJ). Dalam sambutannya, Komar menyampaikan harapan agar forum tersebut melahirkan ketua baru yang mampu membawa organisasi alumni semakin maju dan solid.

Ketua IKA UNJ saat ini, Juri Adianto, yang telah memimpin selama dua periode menurutnya menunjukkan komitmen terhadap asas regenerasi.

“Beliau taat asas. Kalau beliau terus berarti tidak ada regenerasi. Itu yang kita catat,” ujar Komar saat menghadiri kegiatan Musyawarah Besar Ke-10 Pada Jumat, (13/2/2026) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ).

Komar meyakini banyak alumni potensial yang siap bangkit dan menggerakkan IKA UNJ untuk terus berkontribusi, terutama dalam mendukung pengembangan UNJ yang kini telah berstatus Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).

Sebagai kampus yang telah berstatus PTNBH, UNJ menurut Komar memiliki izin untuk membentuk badan usaha. Ia pun mengungkapkan bahwa UNJ telah mendirikan perusahaan bernama Edura Cipta Gemilang.

“Sekarang sudah jalan, karena yang paling gampang itu adalah melayani kebutuhan universitas,” ungkapnya.

Saat ini, perusahaan tersebut telah sepenuhnya dikelola oleh alumni yang mengisi berbagai pos jabatan mulai dari direktur utama hingga jajaran direksi. Ke depan, UNJ akan mengembangkan berbagai anak perusahaan untuk memperluas bidang usaha serta diharapkan mampu mendukung berbagai program pemerintah melalui pembentukan unit-unit usaha strategis.

Dalam kesempatan tersebut, Komar turut menegaskan kesiapan UNJ untuk mendukung program pemerintah, termasuk program Sekolah Rakyat. Jika diberikan amanah untuk mengelola dan membina, maka UNJ menyatakan siap menerima tanggung jawab tersebut.

Selain itu, UNJ telah lebih dahulu mendapatkan kepercayaan untuk membina Sekolah Garuda yang berada di Aceh dan Medan. Bahkan, UNJ diminta mengajukan proposal pembangunan Sekolah Garuda baru dengan memanfaatkan lahan seluas 80 hektare di Cikarang.

“Dibutuhkan katanya sekitar 9 hektare. Maka kami siapkan 10-12 hektare untuk sekolah Garuda.

Di bidang ketahanan pangan, UNJ juga telah mengambil langkah konkret untuk memperoleh hak kelola hutan di wilayah Indramayu yang luasnya mencapai puluhan ribu hektare.

Lahan tersebut rencananya akan digunakan menjadi KHDTK (Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus) untuk pendidikan dan pelatihan, sebagaimana yang telah dilakukan sejumlah perguruan tinggi besar di Indonesia.

Tak hanya itu, UNJ juga berencana mendirikan Kampus UNJ Indramayu untuk menjawab kebutuhan masyarakat disana. Komar menyebutkan bahwa upaya tersebut masih dalam proses perjuangan dan berharap mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

"Dan insya Allah akan dapat hibah dari Bupati, walaupun ini masih dalam perjuangan,” terangnya.

Ia pun mengajak seluruh alumni untuk memberikan kontribusinya dalam rangka memajukan universitas.

“Kalau alumni berminat, mari bergabung,” tegasnya.

Melalui MUBES ke-10 IKA UNJ, Rektor berharap kepengurusan baru nantinya mampu memperkuat sinergi antara alumni dan universitas, sekaligus mengambil peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional di berbagai sektor.

Di kesempatan tersebut IKA UNJ juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pemenang pada kompetisi menulis artikel populer yang bertema Call for Popular Article “Sekolah Rakyat: Semua Bisa Sekolah. Juara pertama diraih oleh Muhammad Shafar yang merupakan delegasi SMP Cikal Harapan, Cileungsi, Jawa Barat. Juara kedua berasal dari SRMA 41, Biak Numfor yang Bernama Seviola Angely Arifia Putri. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh Dinda Gita Larasati yang berasal dari SRMA 13 Bekasi. Para pemenang dipanggil ke atas panggung untuk diberikan penghargaan langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Ketua IKA UNJ Juri Ardiantoro serta Rektor UNJ Prof Komarudin.

Turut hadir sejumlah tokoh pada acara tersebut, diantaranya Menteri Sosial Saifullah Yusuf serta ketua IKA UNJ Juri Ardiantoro yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Sekretaris Negara


Tinggalkan Komentar