telusur.co.id - Founder JHL Group Jerry Hermawan Lo meluncurkan buku bertajuk "The Art of Simple Leadership" di Garuda Ballroom Episode Hotel Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (8/5/26).
Buku setebal 361 halaman terbitan Kompas ini ditulis oleh dr. Steven Beteng. Buku merangkum pengalaman hidup dan jejak kepemimpinan Jerry, pengusaha visioner yang memulai dari nol tanpa gelar akademik hingga membangun imperium bisnis JHL Group.
“Kuncinya adalah memotivasi diri sendiri. Jangan bergantung pada motivasi orang lain, karena semangat itu perlahan akan hilang. Teruslah melangkah, sekecil apa pun itu,” kata Jerry kepada para mahasiswa yang hadir.
Siapa sangka, sosok di balik jaringan hotel mewah, otomotif, hingga agro bisnis itu lahir dari keluarga sederhana di Medan, Sumatra Utara. Ayahnya seorang penjaja minyak keliling, sedangkan sang ibu pedagang nasi uduk.
Jerry bahkan putus sekolah sejak SD, namun membuktikan bahwa "Universitas Kehidupan" mampu mencetak pemimpin hebat.
Tak hanya berbisnis, darah aktivis mengalir kuat dalam diri Jerry. Lewat Forum Persaudaraan Anak Bangsa (F-PAB) yang dibentuknya saat Reformasi 1998, ia menjadi tokoh kunci yang memperjuangkan penghapusan SBKRI bagi warga etnis Tionghoa.
Selain itu, Jerry juga gigih menyelamatkan gedung cagar budaya Candra Naya dari penggusuran. Baginya, keberagaman Indonesia adalah fakta sosial yang harus dirawat dengan kedamaian.
Buku ini menyoroti filosofi kepemimpinan Jerry yang unik dalam dua sisi utama:
Art: Kepemimpinan Jerry dijalankan dengan intuisi dan imajinasi layaknya seniman.
Simple: Caranya bersahaja, tidak berbelit-belit, dan membuktikan bahwa menjadi pemimpin hebat tak selalu butuh gelar tinggi, melainkan keberanian mengambil keputusan.
Kini, di usianya yang telah memiliki belasan cucu, Jerry tetap aktif dalam kegiatan sosial. Melalui Yayasan Merah Putih Kasih, ia berkomitmen mencetak 1.200 sarjana pertanian untuk masa depan Indonesia.
Kisah Jerry menjadi bukti nyata bahwa nasib bukanlah garis mati, melainkan sesuatu yang bisa ditantang dan diubah dengan kerja keras serta integritas. (Prt)



