telusur.co.id - Mohammad Mokhber, ajudan mendiang Pemimpin TertinggiI Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menegaskan, Iran tidak mempunyai rencana untuk melakukan perundingan dengan Amerika Serikat dalam bentuk apa pun. Dan, tidak akan ada negosiasi dengan Washington.
Sebab, AS telah mengerahkan seluruh sumber dayanya untuk menghancurkan Iran sejak kemenangan gemilang Revolusi Islam pada 1979, tetapi mereka gagal mencapai tujuan jahatnya tersebut.
Dalam sebuah wawancara di televisi pada hari Rabu (4/3/2026), Mokhber menyampaikan, AS telah berpikir untuk memecah belah Iran sejak Revolusi Islam 1979. Karena alasan ini, mereka melakukan segala upaya untuk menunjukkan permusuhan mereka terhadap bangsa dan pemerintah Iran.
Mokhber menunjuk pada besarnya partisipasi rakyat Iran di semua lini untuk membela negara. Terlebih, AS dan Israel telah melakukan segala upaya untuk melemahkan Iran di panggung internasional, tetapi mereka tidak dapat mewujudkan tujuan jahat mereka.
Merujuk pada kejahatan yang baru-baru ini dilakukan oleh AS dan Israel terhadap Iran, ia menyatakan, “Baik musuh maupun rakyat negara yang mulia harus tahu bahwa permusuhan negara terhadap pemerintah AS yang teroris tidak hanya tidak akan berkurang tetapi juga akan meningkat dari hari ke hari,” tegasnya, dikutip dari Kantor Berita Mehr. [Nug]



