telusur.co.id -Bek andalan Bhayangkara Presisi Lampung FC, Nehar Sadiki, mengekspresikan kegembiraannya usai timnya memetik kemenangan krusial dalam lanjutan pekan ke-26 Super League 2025/26.
Menjamu Persija Jakarta di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, akhir pekan kemarin, skuad berjuluk The Guardian itu sukses menumbangkan Macan Kemayoran dengan skor tipis 3-2.
Kemenangan ini membawa dampak signifikan bagi posisi klasemen, di mana Bhayangkara FC merangkak naik ke peringkat kelima. Nehar menegaskan bahwa kerja keras dan mentalitas pemenang menjadi kunci utama keberhasilan mereka saat ini.
"Kami melakukan pekerjaan yang hebat, jadi Alhamdulillah. Saat kami memainkan permainan kami, target kami selalu untuk meraih tiga poin. Kami sangat senang dengan hasil ini," ujar Nehar kepada awak media temasuk Telusur.co.id, Minggu (5/4).
Keberhasilan menembus lima besar klasemen sementara dianggap Nehar sebagai pencapaian yang sangat layak diterima tim asuhan pelatih Paul Munster. Meski demikian, pemain bertahan ini memberi sinyal peringatan bagi rival-rival mereka di liga bahwa ambisi timnya tidak berhenti di posisi sekarang.
Nehar optimis performa impresif di paruh kedua musim ini dapat membawa Bhayangkara FC bersaing di papan atas. Ia yakin timnya bakal finis di papan atas klasemen akhir liga.
"Menurut saya kami layak mendapatkannya, terutama setelah apa yang kami tunjukkan di paruh kedua musim ini. Kami akan terus melaju, mungkin untuk mengejar posisi tiga atau empat besar," ungkapnya yakin.
Di balik performa apik tim, Nehar memberikan apresiasi khusus kepada sang juru taktik. Meskipun dikenal sangat menuntut dan memiliki intensitas tinggi dalam melatih, metode tersebut terbukti mampu mengubah karakter tim menjadi lebih solid dan berkembang.
Ia memuji pelatih asal Irlandia Utara tersebut sebagai salah satu pelatih terbaik di Super League.
"Pelatih itu yang terbaik. Terkadang dia 'gila' dalam menekan kami, tapi itu karena dia sangat bagus. Dia sangat baik," puji Nehar.
Selain faktor pelatih, Nehar juga memberikan pujian selangit kepada rekan setimnya, Moussa Sidibe. Ia menilai kehadiran Sidibe memberikan dampak besar bagi kemudahan koordinasi permainan di lapangan. Bahkan, Nehar tak ragu menyebut Sidibe sebagai salah satu pemain terbaik di kawasan.
Pada laga kontra Macan Kemayoran, Sidibe menjadi aktor kemenangan The Guardian melalui dua golnya. Yang paling krusial, satu gol pemain asal Mali tersebut hadir menjelang laga berakhir sehingga memastikan kemenangan Bhayangkara FC.
"Saya pikir dia pemain terbaik di Indonesia, bahkan di Asia. Bersama Mo Sidibe, segalanya menjadi mudah di dalam tim kami," katanya dengan menunjukkan gestur merinding tanda kagum.
Hasil positif Bhayangkara FC tidak diraih dengan mudah. Persija yang tampil baik sempat membuat Bhayangkara tertinggal dua kali sebelum akhirnya mereka mampu membalikkan keunggulan pada akhir pertandingan. Raihan tiga poin ini menjadi yang keenam secara beruntun bagi Nehar Sadiki dkk.



