Anggota DPR RI Ini Apresiasi Diklat IKM Kemenperin - Telusur

Anggota DPR RI Ini Apresiasi Diklat IKM Kemenperin

Anggota Komisi VI DPR RI, Ananta Wahana

telusur.co.idJakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali memberikan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi Industri Kecil Menengah (IKM) agar nantinya, IKM bisa maju dan berkembang dan akhirnya memberikan dampak yang positif bagi perekonomian indonesia.

Direktur IKM Pangan, Barang dari Kayu, dan Furniture, Kemenperin, Sri Yunianti mengatakan, digelarnya pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi Industri Kecil Menengah (IKM) merupakan sebuah upaya pemerintah untuk memajukan IKM agar bisa maju dan berkembang, sehingga, nantinya bisa memberikan dampak yang positif bagi perekonomian indonesia.

Demikian disampaikan Sri Yunianti dihadapan 90 wirausaha baru dalam sebuah diklat yang mengusung tema 'Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha IKM untuk Penanganan Dampak Covid-19 di Banten', di Hotel Sahid, Tangerang Selatan, Banten pada Kamis (5/11/2020).

“Diklat ini kami gelar dijalankan agar para pelaku IKM di dalam negeri. Termasuk yang ada di Banten ini, tetap produktif sehingga mampu menggeliatkan perekonomian nasional,” kata Sri Yunianti.

Kendati kondisi perekonomian indonesia sedang tepuruk, namun, kita harus tetap optimis untuk menatap masa depan, apalagi, minat masyarakat khususnya para pemuda untuk terjun menjadi wirausahawan cukup tinggi.

“Ada 5 jenis usaha bagi IKM yang kami laksanakan di Diklat ini. Diantaranya teknis furnitur, kerajinan bambu, reparasi alat elektronik rumah tangga serta olahan pangan,” jelas Sri.

Dilokasi yang sama, Anggota Komisi VI DPR RI, Ananta Wahana menyampaikan, terselenggaranya pelatihan wirausaha baru itu menunjukan bahwa kemenperin berpihak pada Rakyat.

“Ini juga merupakan bentuk kepekaan Kemenperin terhadap kondisi masyarakat yang tengah kesulitan akibat adanya pandemi Covid-19,” kata Presidium GMNI Tahun 1989 ini.

Politisi PDI Perjuangan ini juga berharap, Diklat ini dapat mmantik pelaku sektor usaha untuk bangkit, terutama IKM bisa bangkit.

“Akibat pandemi Covid-19 ini banyak masyarakat yang tidak lagi memiliki penghasilan, untuk itu lewat kegiatan diklat ini kami berharap IKM bisa bangkit dan kembali mendapakan penghasilan,” jelasnya.

Pemda dan Pemkot Berharap Diklat IKM Kemenperin Berkesinambungan

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tangerang Selatan, Maya Mardiana mengatakan, penduduk di wilayahnya itu lebih 1,7 juta orang. Sehingga menurutnya sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota, tentu memiliki potensi mengembangkan usaha.

Oleh karena itu, Dia berharap agar para pengusaha IKM lebih berkembang dan maju, maka perlu mendapat dampingan dari pemerintah, mulai dari pusat hingga daerah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa digelar tidak hanya tahun ini saja tetapi bisa berkesinambungan di tahun-tahun berikutnya,” ungkap Maya.

Program Pendidikan dan Pelatihan Kemenperin ini, lanjut Maya juga sejalan dengan program yang saat ini tengah dilakukan Pemkot Tangerang Selatan.

“Dalam RPJMD, Pemkot Tangsel menargetkan untuk mampu memunculkaan 300 wirausaha baru. Melalui program Kemenperin ini, mudah-mudahan bisa mendukung kami dalam memunculkan wirausahawan baru tersebut,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Disperindag Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, berharap kepada para peserta Diklat, agar mampu mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dari acara itu. “Ini bukan khir justru awal bagi temen-temen para peserta diklat daam memasuki dunia usaha,” jelasnya.


Tinggalkan Komentar