telusur.co.id - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS Teddy Setiadi mengkritisi kebijakan pemerintah yang membuka kembali transportasi umum mulai 7 Mei 2020.
Menurut dia, dengan dibuka kembali transportasi ini akan sangat berpotensi dalam hal penyebaran COVID-19 karena dari sisi pergerakan orang melalui moda transportasi.
"Kebijakan pemerintah berubah-ubah dan membingungkan pemerintah daerah dan rakyat," kata Teddy Setiadi, Sabtu (9/5/20).
Teddy menilai keputusan pemerintah yang kembali membuka moda transportasi umum bisa membuat aparat di daerah makin kerepotan karena keputusan tersebut justru berpotensi mengacaukan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) saat ini.
Seharusnya, tegas Teddy, fokus pemerintah yang utama ialah penyelamatan jiwa manusia sehingga kebijakan harus konsisten dan ditegakkan secara konsekuen.
Masyarakat mulai menyadari pentingnya memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan diam di rumah, bekerja di rumah, beribadah di rumah dan menjaga jarak (physical distancing) bahkan menahan diri untuk tidak mudik.
"Kesadaran ini harus diapresiasi dengan memperlihatkan kebijakan yang konsisten, berpihak pada keselamatan jiwa masyarakat," tukas dia.[Fhr]



