Gelar Halal bi Halal dan Seminar Nasional, Mubarok Institute Dorong Implementasi Asta Cita dan Pemberantasan Korupsi - Telusur

Gelar Halal bi Halal dan Seminar Nasional, Mubarok Institute Dorong Implementasi Asta Cita dan Pemberantasan Korupsi

Ketua Mubarok Institute Fadhil As. Mubarok-Foto.Yudo

telusur.co.id - Mubarok Institute menggelar kegiatan Halal bi Halal yang dirangkaikan dengan seminar nasional bertema “Kebijakan Strategis Nasional Antara Kepentingan Negara, Perlindungan Hak Rakyat dan Tujuan Investasi" pada Selasa (14/4/2026) di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi forum refleksi sekaligus penyampaian gagasan strategis kepada pemerintah dalam mengawal arah pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD 1945.

"Mubarok Institute, dalam hal ini mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo Subianto, untuk mendorong serta mengoptimalkan implementasi program Asta Cita Presiden agar dapat berhasil baik di kalangan bangsa kita di tingkat elit sampai dengan masyarakat di akar rumput seluruh wilayah Indonesia," ujar Fadhil As. Mubarok selaku Ketua Umum Mubarok Institute.

Salah satu program unggulan yang Fadhil soroti adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai memiliki dampak strategis dalam membangun generasi bangsa yang sehat, baik secara jasmani maupun rohani. Ia menekankan bahwa kualitas kesehatan masyarakat menjadi fondasi penting bagi kemajuan Indonesia di masa depan.

"Indonesia akan menjadi negara yang maju jika masyarakatnya, bangsanya, itu adalah orang-orang yang sehat, baik lahir maupun batin," terangnya.

Meski demikian, ia juga menyoroti bahwa sejumlah agenda dalam Asta Cita masih belum berjalan optimal, terutama dalam hal pemberantasan korupsi. Fadhil menilai praktik korupsi di Indonesia masih marak karena adanya budaya politik yang berorientasi pada kepentingan sesaat.

"Artinya bahwa untuk menjadi seorang pejabat politik, seperti menjadi anggota DPR, Bupati dan Gubernur, itu harus kampanye dengan memerlukan dana yang sangat besar. Mungkin ada yang hutang, mungkin ada yang didanai oleh bandar dan sebagainya, yang ketika berhasil menjabat, maka itu ada tuntutan untuk membayar hutang," ungkapnya.

Ia pun mendorong pemrintah agar penegakan hukum mesti dilakukan secara tegas dan tanpa pandang bulu. Fadhil turut menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo memiliki kapasitas untuk memimpin upaya pemberantasan korupsi secara lebih efektif.

"Oleh karena itu korupsi adalah harus benar-benar diberantas, hukum harus ditegakkan, hukum benar-benar tajam ke semuanya, tidak pandang bulu," tegasnya.

Lebih lanjut, Fadhil mengaku bahwa Mubarok Institute tengah merumuskan rekomendasi kebijakan strategis yang akan disampaikan langsung kepada pemerintah melalui audiensi yang rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Lembaga ini mengandalkan kolaborasi lintas sektor melalui konsep ABG (akademisi, bisnis, dan government) dalam menyusun gagasan yang komprehensif.

"Nah, jika rumusan itu sudah selesai, bersama sahabat-sahabat Mubarok Institute yang menjadi tim perumus, Insya Allah kami akan meminta waktu kepada Bapak Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, untuk menghadap dan untuk mempresentasikan visi misi kita untuk sama-sama membangun bangsa dan negara ke depan, baik bangsa kita dalam pengertian domestik maupun Indonesia di panggung dunia dalam pengertian politik bebas aktif," ungkapnya.

Di akhir, Fadhil menyampaikan harapannya agar pemerintah dapat menjalankan program Asta Cita secara maksimal dan konsisten, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung upaya tersebut demi kemajuan bangsa.

"Harapan saya kepada pemerintahan Pak Prabowo, program Asta Cita harus diimplementasikan dengan sepenuhnya. Artinya bahwa secara optimal, maksimal, kami dukung untuk menjalankan program itu," pungkasnya.

Acara turut diramaikan oleh sejumlah tokoh nasional. Terlihat hadir diantaranya Inspektur Jenderal Kemendesa Dr. Masyhudi, Dewan Pengarah BRIN Tri Mumpuni Wiyatno, Dosen dan Peneliti IPB Bogor Dr. Yudha Heryawan Asnawi dan A,wan PBNU Dr. Endin AJ. Soefihara.


Tinggalkan Komentar