Harga Kebutuhan Naik Setiap Jelang Ramadhan, PKS: Bentuk Ketidakberdayaan Pemerintah - Telusur

Harga Kebutuhan Naik Setiap Jelang Ramadhan, PKS: Bentuk Ketidakberdayaan Pemerintah

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS). (Foto: telusur.co.id/Bambang Tri).

telusur.co.id - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), Nevi Zuarina mengatakan, sudah menjadi hal biasa ketika setiap menjelang bulan suci Ramadhan, beberapa kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga.

Menurut Nevi, kenaikan harga kebutuhan pokok bukan terjadi hanya pada bulan Ramadhan bukan tahun ini saja, tetapi sudah dari tahun-tahun sebelumnya. 

"Seperti minyak goreng, ayam, beras di beberapa daerah sudah melaporkan adanya kenaikan harga barang kebutuhan pokok. Dan kenaikan ini diawali dengan kenaikan harga minyak goreng. Kondisi ini tentu menekan kemampuan masyarakat," kata Nevi dalam acara diskusi Dialektika Demokrasi bertajuk ‘Ramadhan 2022 dan Kesiapan Bahan Pokok" di Media Center Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (31/3/22).

Nevi menuturkan, gejolak harga menjelang Ramadhan harusnya bisa diantisipasi sejak dini. Bahkan pihaknya meminta enam bulan sebelum bulan Ramadhan pemerintah sudah siap jangan sampai ada kenaikan harga. 

"Jadi kami minta enam bulan, stok pangan itu enam bulan, namun hal ini tak selesai. Inilah sebagai bentuk ketidakberdayaan pemerintah," ungkapnya. 

Karenanya, ia berharap pemerintah memiliki road map atau peta jalan pengendalian harga, ketersediaan bahan pokok, baik jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. 

“Kami juga minta pemerintah jangan sampai kalah dengan mafia minyak goreng dan mafia pangan lainnya, ini jadi pelajaran tersendiri mafia minyak goreng harus ditindak tegas. Begitu juga pedagang yang nakal dan penimbun yang memainkan harga,” pungkas Nevi. [Tp]


Tinggalkan Komentar