telusur.co.id - Salah satu penggagas sekaligus pendiri Partai Demokrat, Achmad Mubarok, dikabarkan meninggal dunia, pada hari ini, Kamis (4/5/23).
Kabar duka ini disampaikan oleh mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum melalui akun pribadi media sosialnya.
"Hari ini, Prof. Dr. Ahmad Mubarok sudah mendahului kita semua," tulis Anas.
Anas mengaku, sudah berjanji akan bertemu dengan Achmad Mubarok. Namun, janji tersebut belum terlaksana.
"Sudah janji bertemu segera pasca beliau hadir dan kasih tausiyah waktu bukber di Duren Sawit," kata dia.
Anas mendoakan agar Achmad Mubarok husnul Khotimah.
"Beliau husnul hayat wa husnul khatimah. Lahu Al-Fatihah," tutup Anas.
Kabar yang sama juga disampaikan oleh Pakar Hukum Tata Negara Prof Jimly Asshiddiqie lewat akun Twitternya.
"Innalillahi wainna ilaihi rojiuun. Telah brpulang teman baik saya, Prof.Dr. Achmad Mubarok (salah 1 pendiri Partai Demokrat, guru besar UIN & UIA), meninggal mendadak tanpa sakit jam 10 tadi pagi. Saya ikut melepas jenazah untuk dimakamkan di Poerwokerto besok. Mohon doanya. Alfatihah," tulis Jimly.
Sebagai informasi, Achmad Mubarok pernah malang melintang di dunia politik. Dirinya merupakan Mantan Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat pada 2003-2007.
Achmad Mubarok juga pernah duduk di parlemen sebagai anggota MPR RI tahun 1999-2004 dan anggota DPR RI tahun 2004-2009.
Di Majelis Ulama Indonesia (MUI), nama Achmad Mubarok juga dikenal dengan baik. Dirinya pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Kajian MUI (2007-2012).[Fhr]



