Kakanwil Menag Banten Harapkan Madrasah Jadi Pelestarian Tradisi Lisan - Telusur

Kakanwil Menag Banten Harapkan Madrasah Jadi Pelestarian Tradisi Lisan


telusur.co.id - Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten Bazari Syam mengharapkan madrasah menjadi ujung tombak pelestarian tradisi lisan.

"Untuk itu, madrasah harus dimanfaatkan sebagai tempat berkembangnya kebudayaan Islam, khususnya di wilayah Banten," ungkap Bazari Syam saat menghadiri kegiatan Pembahasan Draft Final Modul Pengembangan Lektur dan Khazanah Keagamaan di Serang, Banten.

Diakui Bazari, saat ini kondisi tradisi lisan saat ini sangat memprihatinkan. Ada perubahan besar budaya yang mempengaruhi seni tradisi lisan dan perlu perhatian serius agar tradisi lisan tidak punah.

"Ada budaya yang luar biasa di Banten. Namun sayangnya generasi muda saat ini tidak begitu tertarik dengan tradisi lisan. Beberapa waktu lalu saya sudah launching seni silat Banten, tetapi tidak berkembang," ujar ujar Bazari Syam di depan peneliti, pemerhati kesenian, perwakilan kepala sekolah dan guru MAN di Serang, Tangerang, Cilegon dan Pandeglang.

Diapun berharap betul ada upaya-upaya yang dilakukan untuk pelestarian tradis lisan di Banten, terutama melalui madrasah. Ia yakin, apabila pelestarian dan kebudayaan asli daerah ini berjalan dengan baik, bisa menghindari benih-benih kekerasan dan radikalisme di madrasah.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Litbang Agama Jakarta (BLAJ) ini diberlangsung selama empat hari (20 – 23/11) di Hotel Horison Ultima Ratu, Serang. Acara yang dihadiri sekitar 60 peserta ini dibuka oleh Kepala Balai Litbang Agama Jakarta Nurudin. Pada kegiatan ini juga beberapa seni tradisi Banten. Diantaranya Kesenian Terbang Gede, Tari Cokek dan Rampak Beduk. [Ham]


Tinggalkan Komentar