telusur.co.id - Universitas Krisnadwipayana (Unkris) menggelar Pelantikan Ketua Pengurus Yayasan, Rektor dan para Wakil Rektor, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Acara pelantikan tersebut dibagi dalam dua sesi. Pertama, pelantikan Ketua Pengurus Yayasan, Amir Karyatin, SH oleh Ketua Pembina, Prof. Dr. T. Gayus Lumbuun, SH, MH. Kedua, pelantikan Rektor (Dr. Ir. Ayub Muktiono, M.Sip) dan para Wakil Rektor (Warek 1 Dr. Ismail Razak, M.Si, Warek 2 Dr. Suwanda, ST, MT, dan Warek 3 Dr. Parbuntian Sinaga, SH, MH).
Ketua Pembina, Prof. Dr. T. Gayus Lumbuun, SH, MH mengatakan, UNKRIS diibaratkan sebagai pohon besar yang rindang terdiri dari akar, batang, ranting dan daun semuanya saling menopang dan memiliki fungsi masing-masing.
"Siapapun kita sebagai apapun kita, saling bekerjasama untuk memajukan UNKRIS. Kita semua bekerja tanpa pamrih untuk menghasilkan alumni dengan berbagai profesi yang tersebar di seluruh Indonesia, sebagaimana dicita-citakan oleh para Pendiri UNKRIS," kata Prof Gayus Lumbuun di Kampus UNKRIS Jatiwaringin, Jum'at (13/11/20).
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan, Amir Karyatin SH, memaknai kepengurusan Yayasan dan Rektorat sebagai Manunggal Karsa. Yaitu, kesatuan yang diinginkan bersama.
"Semoga Yayasan, Rektor beserta jajaran Wakil Rektor senantiasa diberikan kesehatan agar dapat bekerja lebih optimal dan dapat meningkatkan kesejahteraan dosen dan karyawan serta kedepan dapat membangun UNKRIS lebih baik lagi," ujarnya.
Di tempat yang sama, Dr. Ir. Ayub Muktiono, M.Sip, Rektor yang baru dilantik, menyampaikan bahwa program kerjanya kedepan akan menitik beratkan pada 3 hal pokok. Yaitu, pertama meningkatkan Kerjasama dengan berbagai pihak di Dalam Negeri maupun Luar Negeri, pengabdian kepada masyarakat, kedua merupakan kegiatan yg dimaksudkan untuk membantu masyarakat meningkatkan kemampuannya diberbagai bidang kehidupan.
Dan yang ketiga, penelitian, baik yang dilakukan oleh mahasiswa maupun dosen disegala disiplin ilmu yang ada di UNKRIS.
"Diharapkan hasilnya dapat disumbangkan untuk kepentingan Bangsa dan Negara Indonesia," tukasnya.[Fhr]



