Khamenei: Persatuan Nasional Iran Melemahkan Musuh dan Gagalkan Upaya Propaganda Barat - Telusur

Khamenei: Persatuan Nasional Iran Melemahkan Musuh dan Gagalkan Upaya Propaganda Barat

Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei

telusur.co.id - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, menegaskan bahwa persatuan nasional yang kuat di antara rakyat Iran telah memberikan dampak signifikan terhadap melemahnya pihak-pihak yang dianggap sebagai musuh negara.

Dalam sebuah pesan yang dipublikasikan melalui platform X pada hari Kamis, Khamenei menyebut solidaritas yang terjalin di tengah masyarakat sebagai faktor utama yang “menciptakan keretakan di pihak musuh.” Ia menilai tingkat kebersamaan tersebut sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya dan telah mengganggu berbagai upaya untuk melemahkan Republik Islam.

Khamenei juga menekankan pentingnya menjaga momentum persatuan ini dengan tindakan nyata. Menurutnya, rasa syukur atas “berkah ilahi” tersebut harus diwujudkan melalui langkah konkret yang mampu memperkuat kohesi nasional sekaligus semakin melemahkan pihak lawan.

Selain itu, ia memperingatkan adanya perang psikologis yang terus berlangsung. Ia menyoroti operasi media yang disebutnya menargetkan “pikiran dan jiwa rakyat” dengan tujuan merusak persatuan dan stabilitas nasional. Khamenei mengingatkan agar masyarakat tidak lengah terhadap strategi tersebut.

Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan yang masih berlangsung antara Iran dan negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat. Pemerintah Iran menuding adanya tekanan berkelanjutan berupa sanksi ekonomi, ancaman politik, serta kampanye propaganda yang melibatkan sekutu Barat dan Israel.

Pada hari yang sama, tiga pimpinan cabang pemerintahan Iran turut mengeluarkan respons keras terhadap pernyataan Presiden AS Donald Trump. Presiden Masoud Pezeshkian, Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf, dan Ketua Kehakiman Gholamhossein Mohseni Ejei mengecam pernyataan Trump yang menyebut adanya “perpecahan antara ekstremis dan moderat” di Iran.

Ketiga pejabat tersebut menilai komentar itu sebagai provokasi yang tidak berdasar, sekaligus menegaskan kembali bahwa persatuan nasional menjadi kunci utama dalam menghadapi tekanan eksternal. Mereka menyampaikan pesan tegas bahwa Iran tetap solid dan siap menghadapi berbagai tantangan yang datang dari luar negeri.


Tinggalkan Komentar