telusur.co.id - Real Madrid kembali menunjukkan tajinya dalam rangkaian laga pramusim. Los Blancos tampil dominan dan sukses menghancurkan Leganes dengan skor telak 4-1 di Stadion Alfredo Di Stefano, Rabu (29/7/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini semakin memperpanjang tren positif Real Madrid di bawah komando Jose Mourinho. Sebelumnya, Madrid juga berhasil menundukkan Alcorcon dengan skor tipis 1-0.
Namun, bukan sekadar kemenangan yang membuat penampilan Madrid kali ini menarik perhatian. Permainan Los Blancos mulai memperlihatkan identitas yang lebih jelas. Pressing agresif, transisi cepat, serta organisasi permainan yang semakin rapi menjadi sinyal bahwa racikan Mourinho mulai menemukan bentuknya.
Empat gol Madrid masing-masing dicetak Federico Valverde, Gonzalo Garcia, Franco Mastantuono, serta satu gol bunuh diri Ruben Pulido Penas. Hasil tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri penting bagi Madrid sebelum memasuki kompetisi resmi musim 2026/2027.
Sejak menit awal, Madrid langsung mengambil kendali permainan. Mourinho menurunkan formasi 4-2-3-1 yang membuat lini tengah Los Blancos mampu mengontrol tempo sekaligus memberikan tekanan tinggi kepada Leganes.
Dominasi tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-22.
Federico Valverde membuka keunggulan Madrid setelah menerima umpan terobosan dari Arda Guler. Gelandang asal Uruguay itu dengan tenang melepaskan sepakan terarah yang tak mampu dibendung kiper Leganes.
Lima menit berselang, Madrid kembali membuat pertahanan lawan kelabakan.
Gonzalo Garcia menggandakan keunggulan setelah menyambut umpan silang Trent Alexander-Arnold. Madrid pun berada dalam posisi nyaman dengan keunggulan 2-0.
Leganes sempat memberikan perlawanan pada menit ke-36. Naim Garcia melepaskan sepakan keras yang lebih dulu membentur tiang sebelum masuk ke gawang Madrid. Skor berubah menjadi 2-1 dan membuat laga kembali terbuka.
Memasuki babak kedua, Madrid tidak mengendurkan tekanan. Los Blancos justru semakin agresif dalam menekan lawan.
Leganes dibuat kesulitan mengembangkan permainan dan lebih banyak bertahan di wilayah sendiri. Madrid terus mengurung pertahanan lawan hingga akhirnya gol ketiga lahir pada menit ke-58.
Franco Mastantuono menjadi aktornya. Pemain muda tersebut berada di posisi yang tepat untuk menyambar bola liar hasil tembakan Trent Alexander-Arnold dan membawa Madrid unggul 3-1.
Hanya berselang dua menit, Madrid kembali mendapatkan keuntungan.
Ruben Pulido Penas melakukan kesalahan fatal dengan mencetak gol bunuh diri. Skor berubah menjadi 4-1 dan praktis membuat peluang Leganes untuk mengejar semakin tipis.
Dalam sisa pertandingan, Mourinho mulai memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda. Madrid pun mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan 4-1 atas Leganes menjadi hasil positif lain bagi Real Madrid dalam persiapan menghadapi musim 2026/2027.
Lebih dari sekadar skor, performa Madrid memperlihatkan perkembangan yang menjanjikan. Pressing yang agresif, pergerakan cepat saat transisi, hingga koordinasi antarlini mulai terlihat semakin solid.
Jika tren ini mampu dipertahankan, Real Madrid berpotensi menjadi salah satu tim yang paling menarik untuk disaksikan ketika kompetisi resmi musim baru bergulir.



