Meski Ketumnya Wiranto, Mabes Polri Harus Berani Larang Munas PBSI - Telusur

Meski Ketumnya Wiranto, Mabes Polri Harus Berani Larang Munas PBSI


telusur.co.id - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane meminta Mabes Polri dan Polda Metro Jaya harus melarang pelaksanaan Munas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Tangerang, Banten, yang akan dilaksanakan 5-8 November 2020. 

"Meski Ketua Umum PBSI adalah mantan Menko Polhukam Wiranto, Polri harus mampu bersikap tegas. Sebab Tangerang Banten adalah zona merah Covid 19 dan PSBB sudah diperpanjang hingga 19 November 2020," kata Neta di Jakarta, Rabu (4/11/20).

Neta menjelaskan, meskipun zona merah dan PSBB diperpanjang, tapi Panitia Munas PSBI tetap nekat akan menyelenggarakan acara dan para peserta dari seluruh Indonesia sudah berdatangan ke tempat acara.

"Diprediksi peserta Munas, dengan peninjau dan unsur pendukung lain yang hadir di acara Munas itu bisa mencapai 200 orang," papaprnya.

Neta meminta Mabes Polri dan Polda Metro Jaya perlu bertindak tegas agar tidak memberi ijin keramaian untuk acara munas itu. Jika panitianya tetap nekat, polisi harus membubarkannya dan menindak pihak hotel sebagai pemberi tempat acara. 

Sebab, Gubernur Banten Wahidin Halim, kemarin sudah memutuskan untuk meneruskan kembali penerapan PSBB selama satu bulan, hingga 19 November 2020.

PSBB di wilayah Tangerang Raya diputuskan diperpanjang hingga 14 hari ke depan dari 3 November 2020. Keputusan itu diambil dengan pertimbangan bahwa Tangerang Raya kembali masuk zona merah penyebaran Covid-19. 

Data Covid-19 di Banten pada 2 november 2020, Positif 9580, Sembuh 7528, dan Meninggal 271. Data 3 november 2020, Positif 9654, Sembuh 7578, dan Meninggal 275. 

Jika Munas PBSI dibiarkan, dimana ratusan orang dari berbagai daerah datang ke arena, lanjut Neta, dikhawatirkan angka Covid-19 di Tangerang Raya makin melonjak. Selain itu akan sangat aneh jika Polri memberi izin keramaian pada Munas PBSI, sementara ketentuannya selama PSBB tidak boleh ada kerumunan massa di tempat atau fasilitas umum.

"Sebab itu IPW mendesak Mabes Polri dan Polda Metro Jaya bersikap tegas melarang pelaksanaan Munas PBSI di Serpong Tangerang, meski organisasi itu dipimpin mantan Menko Polhukam Wiranto," tukasnya.[Fhr]
 


Tinggalkan Komentar