telusur.co.id - Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua, Koordinator Papua, dan Papua Muda Inspiratif, menggelar kegiatan pelatihan manajemen keuangan usaha mikro di Kota Jayapura.
Sekretaris Deputi Usaha Mikro Kemenkop, Aufrida Herni Novieta mengatakan, kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam menjalankan program transformasi informal ke formal bagi usaha mikro.
Menurut dia, potensi usaha mikro sangat besar, namun masih perlu adanya peningkatan daya saing bagi usaha mikro karena masih ada beberapa persoalan yang dihadapi.
“Transformasi tersebut tentu saja bukan hanya dari sisi legalitas, namun juga perlu dari sisi kualitas SDM-nya, khususnya para wirausaha muda dari kaum millennial di Provinsi Papua dan sekitarnya,” kata Novieta saat membuka acara Pelatihan Manajemen Keuangan Usaha Mikro di Kota Jayapura, Papua, Rabu (6/4/22).
Adapun materi kegiatan pelatihan ialah tentang keterampilan dalam manajemen keuangan, penyusunan business plan, akses pembiayaan dan penyusunan laporan keuangan sederhana.
“Manfaatkan pelatihan ini untuk mendapatkan ilmu pengetahuan terutama dalam manajemen keuangan sekaligus menjalin kolaborasi antar sesama pelaku usaha mikro untuk sama-sama berperan dalam pemulihan ekonomi,” ucapnya.
Selanjutnya, pelaku usaha mikro diharapkan agar terus berinovasi meningkatkan usaha bukan hanya menguasai pasar di Indonesia saja, melainkan ekspor untuk komoditas-komoditas tertentu.
“Setelah pelatihan, pelaku usaha mikro yang telah berhasil dapat mengimplementasikan usahanya dan mampu mendorong perkembangan ekonomi di Provinsi Papua dan sekitarnya,” tegas Novieta.[Fhr]



