Peringati Hardiknas, Gus Jazil Sampaikan Ini - Telusur

Peringati Hardiknas, Gus Jazil Sampaikan Ini


telusur.co.id - Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid  Memberikan Ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

“Bangsa Indonesia setiap tanggal 2 Mei memperingati Hari Pendidikan  Nasional,” ujarnya, Jakarta, 2 Mei 2021.

Menurut Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangktan Bangsa (PKB), Hardiknas harus dijadikan momen yang sangat berarti  terhadap dunia pendidikan,

“Sejauh mana pendidikan yang ada telah mengangkat harkat dan martabat masyarakat dan bangsa,” tuturnya.
 
Pendidikan di Indonesia, lanjut pria yang akrab dipanggil Gus Jazil, sangat penting dan vital. Hal itu dilihat dari pembukaan UUD NRI Tahun 1945 yang menyebut  salah satu tujuan negara Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Tentunya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, jalannya adalah tidak lain dan tidak bukan dengan pendidikan,” tuturnya.
 
Tak hanya pada pembukaan UUD Pasal 31 Ayat 1, 2, 3, dan 4 UUD NRI juga jelas-jelas diamanatkan setiap warga negara berhak mendapat pendidikan, pemerintah mewajibkan setiap warga negara untuk mengikuti pendidikan, dan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN dan APBD.

“Dari pembukaan dan pasal yang ada dalam UUD menunjukan masalah pendidikan diletakan dalam hukum tertinggi di Indonesia,” paparnya.

“Hal demikian menunjukan bahwa pendidikan merupakan suatu yang dasar, fundametal, dan basic,” tambahnya.
 
Tak sampai disitu, Jazilul juga meminta Hari Pendidikan  juga sebagai bentuk mengenang jasa-jasa Ki Hadjar Dewantara. Sebab,  Ki Hadjar Dewantara disebut melahirkan sistem pendidikan nasional dengan mendirikan Perguruan Taman Siswa.

“Taman Siswa mengajarkan pendidikan untuk semua, begitu sejarahnya,” tutur Gus Jazil.    

Lebih jauh, Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia itu juga menyebut, Hardiknas harus dijadikan kebangkitan dunia pendidikan oleh pemerintah, dimana, Pemerintah harus membantu pendidikan-pendidikan yang digelar atau dibuka oleh masyarakat atau swasta.

“Jangan pendidikan umum dan negeri yang sering mendapat prioritas, pesantren pun juga perlu dibantu dan ditingkatkan kualitasnya,” paparnya.
 
Hal tersebut, papar Jazilul pentingnya pemerataan pendidikan sebab anak-anak Indonesia sekolah tidak hanya di sekolah negeri dan di kota besar, namun mereka tersebar di berbagai sekolah dari Sabang sampai Merauke.

“Pastinya grade atau tingkatan sekolah tidak sama,” tuturnya.

“Kalau kita lihat di media massa banyak berita bangunan sekolah mau roboh,” tambahnya. 

Dirinya berharap pendidikan di Indonesia mampu mengejar ketertinggalan dengan pendidikan negara lain.

“Jangan bandingkan dengan Jerman dan Amerika Serikat namun kita bandingkan dengan Malaysia dan Singapura,” tuturnya.

“Dengan negeri jiran kita masih tertinggal padahal kita lebih dahulu merdeka dan memiliki banyak sumber daya manusia,” tambahnya.[] 


Tinggalkan Komentar