telusur.co.id -Persib Bandung memastikan langkah ke partai final Piala Presiden 2026 setelah menundukkan rivalnya Persija Jakarta dengan skor 2-1 pada laga semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026).
Partai final akan digelar pada 6 Agustus 2026 di stadion yang sama.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim tampil disiplin dan berhati-hati. Persib maupun Persija sama-sama berupaya mengontrol jalannya pertandingan sambil mencari celah di lini pertahanan lawan. Persib lebih dahulu mengancam melalui tendangan kaki kiri Luka Menalo pada menit keempat. Namun, upayanya masih mampu diamankan kiper Persija, Aqil Savik.
Persija merespons lewat peluang emas yang didapat Witan Sulaeman. Akan tetapi, penyelesaian akhirnya masih melambung di atas mistar gawang Persib yang dikawal Teja Paku Alam. Setelah beberapa kali menekan, Persib akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-22. Gol berawal dari situasi sepak pojok yang berhasil dimaksimalkan Uilliam Barros.
Sepakan kerasnya gagal dibendung lini pertahanan Persija sehingga membawa Maung Bandung unggul 1-0.
Keunggulan Persib bertambah enam menit berselang setelah wasit menunjuk titik penalti usai meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR). Bek Persija, Denis Kolinger, dinilai melakukan handball di dalam kotak terlarang. Balsa Sekulic yang maju sebagai algojo sukses menuntaskan tugasnya pada menit ke-28 dan membawa Persib memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Meski tertinggal dua gol, Persija tidak menyerah. Eksel Runtukahu sempat memperoleh peluang emas setelah menerima umpan dari Witan Sulaeman, tetapi tendangannya melambung tinggi dari gawang padahal sudah kosong.
Di sisi lain, Aqil Savik tampil gemilang di bawah mistar. Penjaga gawang muda Persija itu beberapa kali melakukan penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang satu lawan satu Luka Menalo.
Menjelang turun minum, Luciano Guaycochea nyaris menambah keunggulan Persib melalui tendangan bebas. Namun, Aqil kembali menunjukkan refleks apik dengan menepis bola keluar dari area berbahaya.
Tidak ada gol tambahan hingga babak pertama berakhir. Persib menutup paruh pertama dengan keunggulan 2-0 berkat efektivitas memanfaatkan bola mati dan hadiah penalti.
Memasuki babak kedua, pelatih Persija, Shin Tae-yong, melakukan perubahan besar untuk meningkatkan daya gedor timnya. Empat pemain sekaligus dimasukkan, yakni Gustavo Almeida, Pratama Arhan, Dia Syayid, dan Kyohei Yoshino.
Pergantian tersebut membuat permainan Macan Kemayoran lebih hidup. Persija mulai lebih banyak menguasai bola dan menekan pertahanan Persib.
Meski tampil lebih dominan, Persija belum mampu memperkecil ketertinggalan. Pada menit ke-58, Fabio Calonego hampir mencetak gol lewat tendangan keras dari situasi bola mati. Namun, bola hanya membentur mistar gawang.
Kesempatan emas kembali hadir pada menit ke-71. Arlyansyah Abdulmanan melepaskan tendangan melengkung usai menerima umpan matang dari Witan Sulaeman, tetapi lagi-lagi bola membentur mistar.
Kerja keras Persija akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-86. Rekrutan anyar asal Korea Selatan, Kwon Chang-hoon, mencetak gol perdananya untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Gol tersebut berawal dari aksi individu pemain pengganti Victor Dethan yang melakukan penetrasi sebelum melepaskan umpan tarik ke depan gawang. Kwon berhasil menyambut bola dengan sontekan yang tidak mampu dijangkau Teja Paku Alam.
Menjelang laga usai, Persib juga memberikan kesempatan kepada rekrutan anyar asal Argentina, Mariano Peralta, untuk menjalani debut. Ia masuk menggantikan Uilliam Barros pada menit ke-89 sebagai bagian dari strategi mempertahankan keunggulan.
Macan Kemayoran berusaha mencari cara untuk menyamakan kedudukan. Namun, beberapa kali usaha yang dilancarkan masih mampu dibendung pertahanan Maung Bandung.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-1 untuk kemenangan Persib tidak berubah. Hasil tersebut memastikan Maung Bandung melaju ke partai final Piala Presiden 2026.
Susunan Pemain
Persib Bandung (4-3-3): Teja Paku Alam; Ikhwan Tanamal, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, Kakang Rudianto; Luciano Guaycochea, Gakuto Notsuda, Adam Alis; Uilliam Barros, Luka Menalo, Balsa Sekulic.
Pelatih: Igor Tolic (Kroasia).
Persija Jakarta (4-3-3): Aqil Savik; Rio Fahmi, Denis Kolinger, Kerim Memija, Dani Ibrohim; Figo Denis, Fabio Calonego, Stjepan Loncar; Arlyansyah Abdulmanan, Eksel Runtukahu, Witan Sulaeman.
Pelatih: Shin Tae-yong (Korea Selatan).



