telusur.co.id - Kepolisian Lalu Lintas Kota Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), memperingatkan para pengendara agar tidak berhenti di tengah jalan. Karena, pelanggaran berbahaya tersebut dapat menyebabkan kecelakaan serius, cedera, dan kematian.
Dikutip dari Gulf News,Selasa (7/4/2026), peringatan kepolisian ini dikeluarkan menyusul tabrakan tiga kendaraan di Jalan Al Khail menuju Abu Dhabi yang menyebabkan tiga orang terluka setelah seorang pengemudi tiba-tiba berhenti di tengah jalan untuk mengambil plat nomor yang terjatuh.
Pihak berwenang mengatakan bahwa kendaraan yang berhenti di tengah jalan karena kerusakan, kehabisan bensin, atau ban ban kempes, akan dikenakan denda sebesar 1.000 dirham, dan enam poin pelanggaran lalu lintas. Sementara denda tambahan sebesar 500 dirham, berlaku untuk menghalangi arus lalu lintas, berdasarkan Pasal 98.
"Berhenti di tengah jalan sering kali menyebabkan kecelakaan parah dan cedera serius,” kata Direktur Direktorat Jenderal Lalu Lintas Dubai, Brigadir Jumaa Salem bin Suwaidan, seraya mendesak para pengendara untuk memastikan kendaraan mereka laik jalan sebelum berangkat.
Ia menyarankan para pengemudi untuk segera menghubungi polisi jika kendaraan mereka mogok dan tidak dapat dipindahkan, agar pihak berwenang dapat mengamankan lokasi kejadian dan memastikan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Dalam kasus di mana kendaraan tidak dapat dipindahkan dari jalan setelah mogok atau kecelakaan, pengemudi harus nyalakan lampu peringatan bahaya, prioritaskan keselamatan diri sendiri dan keselamatan penumpang, pasang segitiga peringatan pada jarak aman di belakang kendaraan.
Kemudian, keluar dari kendaraan dan pindah ke lokasi yang aman jauh dari jalan raya, hubungi polisi untuk mendapatkan bantuan.
Menurut polisi, insiden itu terjadi ketika seorang pengemudi tiba-tiba berhenti untuk mengambil plat nomor kendaraan. Pengemudi lain yang berada di belakangnya, yang tidak memperhatikan jalan, menabrak orang tersebut sebelum menabrak kendaraan yang berhenti dan sebuah mobil ketiga.
Orang yang tertabrak mengalami cedera serius, sementara dua orang lainnya mengalami cedera sedang dan dibawa ke rumah sakit.
Para ahli lalu lintas hadir di lokasi kejadian untuk menyelidiki dan mengumpulkan bukti, sementara patroli mengamankan area tersebut, mengatur arus lalu lintas, dan memfasilitasi tim tanggap darurat.[Nug]



