telusur.co.id - Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) DKI Jakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait problematika tata kelola pemerintah Provinsi DKI Jakarta menuju Jakarta kota global dengan tema “Menguji Keberpihakan Tata Kelola, Ekonomi Inovatif, dan Ruang Hidup bagi Kesejahteraan Warga DKI Jakarta menyongsong Lima Abad”, Kamis (22/1/2026), di Setu Babakan, Jakarta Selatan.
"Ini bagian dari upaya PW IKA PMII DKI Jakarta agar bagaimana alumni-alumni PMII khususnya alumni asli DKI masuk ke sektor real terutama di Kebon Sirih," tegas Ketua PW IKA PMII DKI Jakarta Syarifuddin Salwani Dalam sambutannya.
Di kesempatan tersebut, Syarif turut mengungkapkan rasa prihatinnya akan maraknya wacana-wacana elit yang seringkali didengungkan, namun faktanya tidak pernah menyentuh persoalan yang ada di depan mata.
"Mudah-mudahan dengan telaah-telaah yang kita kaji hari ini, menjadi motivasi kita untuk memberikan yang terbaik bagi pembangunan DKI Jakarta, tidak hanya menjadi penonton semata," pungkasnya mengakhiri sambutannya.
FGD dihadiri oleh sejumlah tokoh dan narasumber, diantaranya Ketua PB IKA PMII Yayat Hidayat, Ketua Majelis Pembina PW IKA PMII DKI Jakarta Asik Samsul Huda, Tokoh Masyarakat Betawi Junaidi Sahal, Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies Sholeh Basyari, Muladi Mugheni, BPK perwakilan DKI Jakarta Yitno. (Ham)
PW IKA PMII DKI JAKARTA DORONG ALUMNI PMII BERKARIR DI SEKTOR RIIL
Sambutan Ketua PW IKA PMII DKI Jakarta, Syarifuddin Salwani - Foto.Yudo Budi Harto




