Tingkatkan Kualitas Pengajar, KPAI Sarankan Pelatihan Guru - Telusur

Tingkatkan Kualitas Pengajar, KPAI Sarankan Pelatihan Guru


telusur.co.id - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), memberikan beberapa rekomendasi di hari guru nasional kepada Menteri Pendidikan. Diantaranya, ialah memberikan pelatihan kepada guru.

Menurut Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyari, pelatihan untuk guru sangat lah penting. Pelatihan harus tidak melulu soal metode, namun mindset guru untuk memerdekakan pembelajarannya. Diantaranya pelatihan tentang Konvensi Hak Anak (KHA), demi mewujudkan sekolah ramah anak (SRA). “Ini jelas perjuangan yang tidak mudah,” ujar Retno dalam pesan tertulis, Jakarta, Senin (25/11/19).

Pasalnya, ia menyebut, untuk menciptakan “kemerdekaan belajar”  maka diperlukan para guru yang juga memiliki kemerdekaan mengajar, para guru yang tidak dibelenggu kurikulum dan kewajiban administrasi mengajar.

Terlebih diungkapkan dia, hasil penelitian menunjukkan bahwa selama 25 tahun terakhir, tidak ada perubahan cara mengajar para guru dalam proses pembelajarannya di ruang-ruang kelas. "Untuk itu, maka diperlukan iklim sekolah yang mendukung dan peningkatan kapasitas guru melalui berbagai pelatihan," ungkap 

Retno yakin, kalau  program pelatihan guru berhasil, kualitas pendidikan bisa diraih.
"Kalau guru berkualitas, maka siswanya pasti berkualitas. Jika guru dan siswanya berkualitas, pasti sekolahnya berkualitas. Kalau sekolah-sekolah berkualitas di suatu daerah, maka pendidikan di daerah tersebut pastilah berkualitas. Jadi intinya perubahan pendidikan harus  dimulai dari guru," ucapnya.

Bukan hanya dimulai dari guru, Retno juga menyebut, KPAI berharap pemerintah dapat memberikan akses lebih luas kepada anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk mengakses pendidikan ke jenjang SMP dan SMA/SMK.

Mengingat, berdasarkan data pokok pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jumlah sekolah dari jenjang SD sampai Sekolah Lanjutan Atas (SLTA), termasuk Sekolah Luar Biasa (SLB) di Indonesia mencapai 307.655 sekolah pada tahun ajaran 2017/2018. Terdiri atas 169.378 sekolah negeri dan 138.277 sekolah swasta, .

"Jumlah sekolah tingkat SD merupakan yang paling banyak, yakni mencapai 148.244 sekolah Kemudian untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) terdapat 38.960. Adapun untuk tingkat SLTA  sebanyak 27.205 sekolah, terdiri atas SMA 13.495 dan SMK 13.710.Angka-angka tersebut menjadi bukti bahwa jumlah sekolah dijenjang yang lebih tinggi sangat minim, sehingga wajar jika lamanya seorang anak belajar di sekolah kurang dari 9 tahun, bahkan tidak sampai lulus SMP," ungkapnya lebih lanjut. [Ham]


Tinggalkan Komentar