Warga Binaan Asimilasi Dapatkan Paket Bahan Makanan - Telusur

Warga Binaan Asimilasi Dapatkan Paket Bahan Makanan

Pemberian paket bahan pokok sari Yayasan Budha Tzu Chi kepada narapidana asimilasi di Jakarta, Jumat (24/4/20). (Ist).

telusur.co.id -  Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DitjenPAS) menerima bantuan berupa bahan pokok makanan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia untuk Narapidana Asimilasi di Rumah /Integrasi. Bantuan diterima lansung oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Plt.DirjenPAS), Nugroho, Jumat (24/4/20).

DirjenPAS, Nugroho mengucapkan terima kasih atas bantuan serta kepedulian dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kepada narapidana yang tengah menjalani masa asimilasi dan integrasi.

“Terima kasih kami haturkan kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia atas bantuan yang telah diberikan. Di saat banyak yang memandang sinis akan program asimilasi dan integrasi untuk saudara-saudara kita para narapidana, ternyata masih ada yang peduli dan memandang narapidana asimilasi atau klien Pemasyarakatan juga perlu mendapat dukungan untuk menjalani kehidupan baru di luar Lapas,” ujar Nugroho.

Dengan bantuan ini, ia berharap klien Pemasyarakatan dapat merasakan sambutan hangat dari masyarakat mendukung asimilasi dan integrasi mereka di rumah dengan baik tanpa khawatir akan stigma negatif yang berkembang di masyarakat. 

Sementara itu, Ricky Budiman salah seorang Relawan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menyatakan bantuan ini bertujuan membantu para narapidana yang baru dibebaskan agar dapat menjalani asimilasi dan integrasi di rumah dengan baik. 

“Dengan bantuan ini kami ingin tunjukkan bahwa setiap orang memiliki kedudukan yang sama. Memberikan penguatan dan mendukung asimilasi dan integrasi menjadi manusia yang lebih baik dan kembali hidup berdampingan sebagai masyarakat,” katanya.

Adapun bantuan yang diberikan berupa 1.900 paket bahan pokok. Selanjutnya diserahkan oleh Plt. DirjenPAS kepada Kepala Balai Pemasyarakatan DKI Jakarta dan Tangerang Kota untuk langsung didistribusikan kepada warga binaan yang sedang menjalankan asimilasi dan integrasi. [Tp]


Tinggalkan Komentar