Zainur Hafid Yuliansyah, Alumni Magister Keperawatan UNAIR Kembangkan Layanan Rumah Luka dan Khitan untuk Masyarakat

by Arianto Deni |
Zainur Hafid Yuliansyah, Alumni Magister Keperawatan UNAIR Kembangkan Layanan Rumah Luka dan Khitan untuk Masyarakat
M. Zainur Hafid Yuliansyah, S.Kep., Ns., M.Kep.

BANYUWANGI - Dedikasi seorang perawat tidak hanya tercermin melalui pelayanan di fasilitas kesehatan, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Semangat tersebut diwujudkan oleh M. Zainur Hafid Yuliansyah, S.Kep., Ns., M.Kep., alumni Program Magister Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (UNAIR), yang terus mengembangkan layanan kesehatan berbasis komunitas melalui Rumah Luka dan Khitan.

Inisiatif tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi alumni UNAIR dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Setelah menyelesaikan pendidikan Magister Keperawatan di Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga pada tahun 2024, Zainur mengabdikan diri sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Kebondalem, Banyuwangi.

Pengalaman akademik yang diperoleh selama menempuh pendidikan magister dipadukan dengan praktik klinis di lapangan untuk memberikan pelayanan yang profesional, berbasis bukti (evidence-based practice), serta mengedepankan keselamatan pasien. Komitmen tersebut menjadi landasan dalam setiap langkah pengembangan layanan kesehatan yang ia lakukan.

Melalui Rumah Luka dan Khitan, Zainur menghadirkan layanan yang tidak hanya berfokus pada tindakan perawatan luka modern dan pelayanan khitan profesional, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat mengenai pencegahan infeksi, perawatan mandiri di rumah, serta pentingnya deteksi dini terhadap komplikasi luka.

Pendekatan yang diterapkan bersifat holistik dengan melibatkan pasien dan keluarga dalam proses perawatan, sehingga pelayanan yang diberikan tidak hanya bertujuan menyembuhkan penyakit, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup pasien secara menyeluruh.

Menurut Zainur, keberhasilan pelayanan kesehatan tidak semata-mata diukur dari kesembuhan pasien, tetapi juga dari kemampuan tenaga kesehatan dalam membangun hubungan yang baik dengan pasien melalui komunikasi yang efektif, empati, dan pelayanan yang berkesinambungan. Nilai-nilai tersebut menjadi prinsip utama dalam memberikan asuhan keperawatan yang profesional sekaligus humanis.

Berbagai capaian yang telah diraih menunjukkan konsistensi Zainur dalam mengembangkan profesinya. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan sebagai Alumni Program Magister Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga pada tahun 2024, kemudian melanjutkan pengabdiannya sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Kebondalem, Banyuwangi.

Selain itu, ia berhasil mengembangkan Rumah Luka dan Khitan sebagai inovasi pelayanan kesehatan berbasis komunitas yang memberikan layanan perawatan luka modern, edukasi kesehatan, konsultasi keperawatan, serta pelayanan khitan profesional yang mengutamakan mutu dan keselamatan pasien.

Kiprah Zainur Hafid Yuliansyah menjadi bukti bahwa, lulusan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga tidak hanya mampu berkontribusi di institusi pelayanan kesehatan, tetapi juga berperan sebagai inovator dan agen perubahan melalui pengembangan layanan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Semangat pengabdian, profesionalisme, dan kepedulian sosial yang dimilikinya diharapkan dapat menginspirasi generasi perawat berikutnya untuk terus berinovasi, memperluas akses pelayanan kesehatan, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. (ari)

Komentar

Berita Terkait