telusur.co.id -Presiden Klub Semen Padang FC, Andre Rosiade, buka suara mengenai peluang dirinya ikut meramaikan bursa pemilihan Ketua Umum PSSI periode 2027-2031.
Andre mengaku belum ingin terburu-buru menentukan langkah. Ia menegaskan fokus utamanya saat ini adalah membawa Semen Padang menjuarai Championship 2026/2027 sekaligus mengembalikan Kabau Sirah ke kasta teratas sepak bola Indonesia.
"Belum tahu. Nanti kita tunggu Juli 2027. Yang penting Semen Padang juara Liga 2 (Championship) dulu," kata Andre saat ditemui pewarta seusai acara launching tim Semen Padang FC di Alam Sutera, Tangerang, Selasa (25/8/2026).
Pemilihan Ketua Umum PSSI periode 2027-2031 dijadwalkan berlangsung pada Juli 2027. Jadwal tersebut telah ditetapkan dalam Kongres Biasa PSSI 2026, meski mengalami pengunduran dari rencana sebelumnya yaitu pada Mei 2027.
Kendati belum memastikan diri maju sebagai calon Ketua Umum PSSI, Andre menyatakan kesiapannya apabila hanya untuk posisi anggota Komite Eksekutif (Exco) atau Wakil Ketua Umum PSSI.
"Ya saya kalau sekedar untuk maju Exco atau Wakil Ketua Umum Insya Allah saya maju. Tapi untuk Ketua Umum (PSSI) saya tim restu bos dulu," tegasnya.
Namun, Andre tidak membeberkan secara spesifik siapa bos yang ia maksud.
Andre juga masih mencermati perkembangan di tubuh PSSI, terutama terkait kemungkinan Erick Thohir kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSSI.
Erick saat ini masih menjabat sebagai Ketua Umum PSSI periode 2023-2027. Hingga saat ini, Erick belum memberikan keterangan serta mengambil keputusan apakah akan maju kembali dalam kontestasi.
Lebih lanjut, Andre menyebut, apabila Erick memutuskan kembali maju dan mampu mencatatkan prestasi hingga akhir masa kepemimpinannya, dirinya terbuka untuk mendukung dan berada dalam barisan Erick.
"Kita lihat perkembangan PSSI dulu. Apakah Pak Erick mau maju lagi atau tidak. Ya kalau memang Pak Erick di akhir tahun ini berprestasi dan ingin maju lagi, mungkin saya bisa dukung beliau," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI.
Namun, Andre menegaskan bahwa kontestasi Ketua Umum PSSI belum menjadi prioritasnya. Ia saat ini ingin terlebih dahulu membangun sepak bola di Sumatera Barat dan membawa Semen Padang kembali ke Super League.
"Tapi yang pasti fokus saya sekarang bagaimana bisa pertama membangun sepak bola di Sumatera Barat. Yang kedua mengembalikan Semen Padang ke Liga 1 (Super League). Belum sampai mikir ke sana lah," pungkasnya.
Selain Semen Padang, Andre juga ingin menunjukkan kinerja melalui Asprov PSSI Sumatera Barat. Ia menilai, rekam jejak dan prestasi menjadi modal penting sebelum seseorang memutuskan maju dalam kontestasi sepak bola nasional.
"Kita pengen coba dulu di Asprov Sumbar, ada waktu 8-10 bulan tunjukkan kinerja kita, termasuk bawa Semen Padang. Kalau kita enggak punya prestasi ngapain maju, stau kita enggak punya sasaran, lalu enggak punya rekam jejak," beber politikus Parta Gerindra tersebut.
Andre pun menilai Semen Padang memiliki keseriusan untuk bersaing memperebutkan gelar Championship musim 2026/2027. Jika target tersebut tercapai, ia membuka peluang untuk ikut dalam kontestasi PSSI pada Juli 2027.
"Semen Padang tim paling serius untuk di Liga 2 (Championship). Nah mudah-mudahan dengan kita bekerja, Semen Padang berprestasi, mungkin ada kemungkinan kita maju lah di kontestasi di Juli 2027. Tunggu aja," tutupnya.
Semen Padang yang terdegradasi dari Super League musim lalu ini tergabung dalam Grup A atau Wilayah Barat Championship 2026/2027. Keseriusan manajemen klub untuk kembali mentas di kasta tertinggi ditunjukkan dengan prekrutan pemain-pemain eks timnas Indonesia seperti Stefano Lilipaly, Bagas Kaffa, Ilija Spasojevic, hingga Rezaldi Hehanussa.
Tim asuhan Nil Maizar ini akan memulai langkahnya di Championship pada 13 September menghadapi Persiraja Banda Aceh di Stadion Haji Dimurthala, Banda Aceh.



