Gagal di Babak 32 Besar, Ana/Tiwi Akui Terlalu Terburu-buru Hadapi Unggulan Cina - Telusur

Gagal di Babak 32 Besar, Ana/Tiwi Akui Terlalu Terburu-buru Hadapi Unggulan Cina

Sumber foto:dok. PBSI

telusur.co.id - Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, harus mengakhiri langkah mereka di babak 32 besar Badminton Asia Championships 2026. Bertanding di Ningbo Olympic Sports Center, Rabu (8/4/2026), pasangan yang akrab disapa Ana/Tiwi itu takluk dari unggulan pertama asal China.

Menghadapi pasangan kuat Liu Sheng Shu/Tan Ning, Ana/Tiwi kalah dalam dua gim langsung dengan skor 11-21, 19-21.

Meilysa mengakui, performa di gim pertama menjadi titik lemah mereka. Ia menilai permainan yang terlalu terburu-buru membuat mereka kesulitan mengimbangi keunggulan lawan.

“Di game pertama kami terlalu terburu-buru mainnya, sementara lawan punya keunggulan di power dan speed,” ujar Meilysa dalam. Keterangan yang diterima.

Hal senada disampaikan Febriana. Ia menyebut sebenarnya persiapan sudah dilakukan, namun eksekusi di lapangan belum maksimal karena kurang sabar dalam membangun serangan.

“Di game pertama sebenarnya kami sudah mempersiapkan, tapi karena terlalu buru-buru jadi bolanya kurang pas,” kata Febriana.

Memasuki gim kedua, Ana/Tiwi mencoba bangkit dengan mengubah pola permainan. Mereka berusaha keluar dari ritme cepat lawan dengan variasi tempo, yang sempat membuat pertandingan berjalan lebih ketat.

“Di game kedua kami mencoba tidak mengikuti pola permainan lawan. Kadang kami main cepat, kadang kami perlambat,” tambah Febriana.

Meski menunjukkan peningkatan, upaya tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan. Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pasangan muda Indonesia tersebut.

Ke depan, Ana/Tiwi sepakat untuk meningkatkan kesabaran dan ketenangan dalam bermain, serta lebih jeli membaca arah pengembalian bola lawan.

“Evaluasi kami harus lebih sabar, jangan terburu-buru, dan melihat dulu pengembalian bola lawan seperti apa,” tutup mereka.


Tinggalkan Komentar