John Herdman Tangani Timnas Indonesia, Hamka Hamzah Kenang Era Kepelatihan Peter White - Telusur

John Herdman Tangani Timnas Indonesia, Hamka Hamzah Kenang Era Kepelatihan Peter White

Hamka Hamzah di hadapan awak media di Jakarta, Kamis (15/1). Foto: Telusur/Risyad.

telusur.co.id -PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala timnas Indonesia usai mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert pada Oktober lalu setelah menerima babak belur pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Hasil tersebut membuat Indonesia harus mengubur mimpinya tampil di Piala Dunia 2026. 

Herdman diperkenalkan ke publik pada acara konferensi pers di Jakarta, Selasa (13/1) lalu. PSSI menyodorkan kontrak dua tahun dengan opsi tambahan dua tahun.

Pelatih berkebangsaan Inggris tersebut dipilih dengan rekam jejak baik selama memimpin tim nasional di kualifikasi Piala Dunia. Salah satunya berhasil membawa timnas Kanada tampil di Piala Dunia 2022. 

Salah satu legenda timnas Indonesia, Hamka Hamzah mengenang masanya diasuh oleh pelatih asal Inggris lainnya Peter White. 

Peter White menjadi juru taktik skuad Garuda pada 2004 setelah melewati masa jayanya di timnas Thailand. Pada awalnya, ia mampu mengantar tim Merah Putih pada final Piala AFF 2004 meski harus mengakui keunggulan SIngapura dalam agregat 2-5. Timnas Indonesia pun harus puas kembali menjadi runner-up.

Hamka teringat sosok White sebagai seorang pelatih yang tegas, disiplin, dan jago dalam meramu taktik. 

"Ya, kita pernah dilatih sama Peter White, di mana Peter White juga memprioritaskan kedisipinan, fisik dan jago taktik pastinya," kata Hamka kepada awak media termasuk Telusur.co.id usai konferensi pers ajang XSeries-2 di Jakarta Pusat, Kamis (15/1).

"Peter White itu, memang setiap pelatih mempunyai kelebihan. Tapi saya mengingat kalau Peter White satu kedisipinan, kedua fisik dan taktiknya."

Pria berusia 41 tahun ini berharap hadirnya John Herdman mampu membuka lembaran dan harapan baru bagi timnas Indonesia. 

Meski dirinya juga menyesalkan pemecatan yang dilakukan PSSI kepada pelatih Shin Tae-yong di tengah jalan kemudian digantikan oleh Patrick Kluivert. 

"Jadi mudah-mudahan pelatih baru ini bisa membawa harapan baru bagi sepak bola Indonesia lagi, di mana sebetulnya kita mempunyai harapan besar di bawah naungan Shin Tae-yong."

"Tapi diganti di tengah jalan oleh Patrick dan hasilnya kita bisa lihat sendiri, kita semua kecewa tapi ya kita harus terus maju ke depan," ungkapnya. 

Pelatih asal Korea Selatan tersebut dipecat PSSI pada awal Januari 2025 lalu. Publik sepak bola nasional kecewa dengan pemecatan mendadak tersebut dan menggantinya dengan Patrick Kluivert ketika timnas sedang berjuang pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Namun, ia harus melupakan kekecewannya tersebut dan memilih menatap optimis ke masa depan. 

"Kita semua kecewa tapi ya kita harus terus maju ke depan. Bagaimana untuk memikirkan di nasional kita bisa berprestasi lebih baik dari Shin Tae-yong," tutupnya.


Tinggalkan Komentar