telusur.co.id -Asisten pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson mengatakan persiapan jelang bertandang ke markas Bali United, skuad Macan Kemayoran lebih fokus dalam pemulihan mental para pemain.
Tentunya hal ini disebabkan atas kekalahan ketika menjamu Arema FC pada pekan ke-20 Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (8/2) lalu.
Pada laga itu, Rizky Ridho dan kawan-kawan di luar dugaan dipermalukan Arema FC dengan skor 0-2 dihadapan lebih dari lima puluh ribu penonton. Dua gol dari Gabriel Silva pada akhir babak kedua menjadi penentu kemenangan tim tamu.
Pada pekan ke-21 nanti, Persija bakal menghadapi tantangan berat lainnya. Skuad asuhan pelatih Mauricio Souza akan menantang tuan rumah Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Minggu (15/2).
"Persiapan kami memang yang paling penting kami memperbaiki masalah mental yang dalam seminggu ini."
"Kekalahan dari arema di kandang itu cukup mengganggu," ungkap Ricky pada konferensi pers daring jelang laga, Sabtu (14/2).
Ricky menegaskan seluruh tim pelatih di bawah arahan pelatih kepala Mauricio Souza kembali mempersiapkan tim lebih baik lagi. Hal ini dilakukan agar tetap bisa menempel ketat pesaingnya di posisi teratas klasemen sementara Super League, Persib Bandung dan Borneo FC.
"Minggu ini tim pelatih dengan juga head coach menyiapkan tim untuk bagaimana kembali lagi bahwa melihat kompetisi masih panjang dan kita mau berusaha kembali."
"Usaha kembali untuk bisa menuju posisi yang kita inginkan yaitu bisa tetap dekat dengan posisi pertama," ujar Ricky.
Persija tidak akan didampingi pelatih kepala Mauricio Souza di sisi lapangan karena sang juru taktik mendapatkan skorsing akumulasi kartu kuning.
Meski demikian, Ricky Nelson menekankan kepada timnya untuk lebih kuat lagi dari sisi mental. Walaupin ia tidak merisaukan dengan absennya pelatih asal Brasil tersebut di laga nanti.
"Kembali kita harus kuatkan mental. Semoga apa yang kita planning dengan walaupun tanpa head coach, pesan-pesan yang sudah diberikan dan juga kita sudah meeting dan kita siap menghadapi Bali United," tegasnya.
Sementara itu pemain belakang Dony Tri Pamungkas mengatakan kondisi pemain memang sedih usai kekalahan melawan Arema FC. Namun, ia menekankan telah melupakan momen tersebut dan kembali fokus meraih kemenangan di kandang Bali United.
"Kalau dari kondisi ruang latihan pasti kita sedih karena kita mengalami kejahatan. Tetapi itu sudah lewat. Kita tidak bisa mengulanginya lagi," ungkap Dony.
"Besok pertandingan sulit bagi kita tetapi kita akan berusaha dan kita semua yakin untuk pertandingan besok bisa mendapatkan tiga poin," lanjutnya.



