BYD Nyaris Salip Toyota di Australia - Telusur

BYD Nyaris Salip Toyota di Australia

Pabrikan kendaraan listrik asal China, BYD

telusur.co.id - Dominasi Toyota di pasar otomotif Australia mulai mendapat ancaman serius. Pabrikan kendaraan listrik asal China, BYD, mencatat lonjakan penjualan spektakuler pada Juni 2026 dengan selisih hanya 243 unit dari Toyota, menandai salah satu pencapaian bulanan terbaik dalam sejarah industri otomotif Negeri Kanguru.

Berdasarkan laporan media otomotif Australia Drive, BYD berhasil membukukan 18.881 unit penjualan kendaraan listrik (EV) dan plug-in hybrid (PHEV) sepanjang Juni 2026. Angka tersebut hanya sedikit di bawah Toyota yang masih memimpin dengan 19.124 unit.

Capaian ini menempatkan BYD sebagai salah satu merek dengan performa penjualan bulanan tertinggi yang pernah tercatat di Australia, mendekati rekor historis yang sebelumnya hanya mampu dibukukan sejumlah merek besar.

Data penjualan mobil baru menunjukkan Holden pernah mencatatkan penjualan 17.120 unit pada Juni 2003. Rekor tinggi lainnya diraih Mazda dengan 12.501 unit pada Juni 2017, Hyundai 12.300 unit pada Juni 2016, serta Ford 10.103 unit pada Juni 2025.

Sementara itu, rekor penjualan bulanan Toyota sendiri mencapai 23.573 unit pada Mei 2025. Meski masih memimpin pasar, selisih yang semakin tipis dengan BYD menunjukkan persaingan di industri otomotif Australia semakin ketat, terutama di segmen kendaraan elektrifikasi.

Sealion 7 Jadi Motor Penjualan

Kesuksesan BYD didorong oleh tingginya permintaan terhadap berbagai model kendaraan listrik dan hybrid terbarunya.

Model Sealion 7, SUV listrik segmen menengah, menjadi kontributor terbesar dengan penjualan 4.730 unit.

Di belakangnya menyusul Shark 6, pikap plug-in hybrid, yang terjual 3.398 unit, kemudian Atto 2 dengan 2.482 unit, serta Sealion 6 yang membukukan 2.218 unit.

Model-model anyar juga memberikan kontribusi signifikan, di antaranya Sealion 8 PHEV sebanyak 1.961 unit, Sealion 5 PHEV sebanyak 933 unit, dan hatchback listrik Atto 1 dengan 871 unit.

Distribusi Melonjak, Kuasai Empat Wilayah

Selama periode April hingga Juni 2026, BYD mengirimkan 34.794 kendaraan ke Australia sehingga total distribusi sepanjang tahun ini mencapai 52.335 unit.

Lonjakan pasokan tersebut turut didukung kedatangan kapal khusus milik BYD pada awal Juni yang membawa sekitar 5.000 kendaraan merek BYD dan Denza ke Australia.

Meski perusahaan menyatakan pengiriman menggunakan kapal sendiri belum akan menjadi agenda rutin, langkah serupa tetap terbuka menyesuaikan permintaan pasar yang terus meningkat.

Berdasarkan data penjualan internal perusahaan, BYD bahkan berhasil menjadi merek kendaraan terlaris di empat wilayah Australia, yakni Victoria, Queensland, Tasmania, dan Australian Capital Territory (ACT).

Di wilayah lainnya, Toyota masih mempertahankan dominasinya sebagai pemimpin pasar.

Tesla Ikut Pecahkan Rekor

Persaingan pasar otomotif Australia juga semakin menarik dengan melonjaknya penjualan kendaraan listrik dari berbagai merek.

Ford menempati posisi ketiga dengan 9.181 unit, disusul Tesla yang mencatat rekor penjualan bulanan baru sebanyak 8.670 unit.

Dari jumlah tersebut, Tesla Model Y menyumbang 8.072 unit, yang diperkirakan kembali menjadi mobil terlaris di Australia untuk bulan kedua secara berturut-turut.

Sementara itu, posisi 10 besar merek terlaris Juni 2026 dilengkapi oleh Kia (8.005 unit), Hyundai (7.840 unit), Mazda (7.278 unit), GWM (6.104 unit), MG (5.001 unit), dan Chery (4.505 unit).

Lonjakan penjualan BYD menjadi sinyal kuat bahwa persaingan kendaraan listrik di Australia memasuki babak baru. Jika tren ini berlanjut, dominasi Toyota yang telah bertahan selama puluhan tahun berpotensi mendapat tantangan terbesar dari produsen kendaraan listrik asal China tersebut


Tinggalkan Komentar