telusur.co.id - Dalam rangka peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, KBRI Bandar Seri Begawan bekerja sama dengan Rumah Sakit Raja Istri Pengiran Anak Saleha (RS Ripas) mengadakan kegiatan donor darah di Aula KBRI pada Minggu, 9 Agustus 2020.
Kegiatan donor darah dilaksanakan dengan tetap mematuhi protocol kesehatan semasa pandemi, dimana para pendonor memakai masker dan penyelenggara membatasi jumlah pengunjung ke tempat donor darah hingga 100 orang dalam satu waktu.
Selama empat jam kegiatan dibuka, tercatat sebanyak 88 warga yang telah mendaftar ke panitia hadir ke KBRI. Dari 88 peserta yang mendaftar, hanya 72 orang, termasuk Dubes RI, yang diterima oleh RS Ripas. Beberapa pendaftar ditolak karena kurang istirahat, kadar Hb rendah atau masalah tekanan darah.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang tetap hadir untuk donor darah di tengah situasi seperti ini dan apresiasi kepada rekan-rekan RS Ripas atas kerja samanya. Bagi yang belum diterima sebagai pendonor, jangan kecewa, mari perbaiki gaya hidup dan kesehatan kita sehingga bisa mendonorkan darah di kesempatan lain,” ucap Dubes RI untuk Brunei Darussalam, Dr. Sujatmiko, dalam sambutannya sebelum ikut serta mendonorkan darah bersama warga lainnya.
Selain donor darah, KBRI juga mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pekerja Indonesia di Brunei pada hari yang sama dengan target tes 200 orang warga atas biaya KBRI. Kegiatan ditujukan untuk membantu warga memeriksa kondisi kesehatannya mengingat 75% dari 24 warga Indonesia yang meninggal di Brunei pada periode Januari-Juli 2020 disebabkan sakit yang diderita. Angka tersebut cukup mengkhawatirkan jika dibanding dengan jumlah kematian WNI di Brunei pada tahun 2019 (32 orang) dan 2018 (21 orang).
Setidaknya 178 WNI mengikuti cek kesehatan dari berbagai daerah termasuk seperti Kuala Belait dan Tutong dengan masalah kesehatan dari terbanyak hingga ke tersedikit, yaitu obesitas, hiperkolesterol, hipertensi, dan diabetes. Selain untuk promosi kesehatan, program cek kesehatan juga menjadi salah satu bentuk kehadiran KBRI memberikan pelayanan dan perlindungan kepada WNI di Brunei.
Kedua kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga Indonesia untuk terus menjaga kesehatan, memelihara hubungan baik antarwarga Indonesia dengan Brunei, selain membantu menambah ketersediaan pasokan darah lokal. [ham]



