Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menilai dua kemenangan beruntun pada awal BRI Super League 2026/2027 menjadi modal penting bagi timnya. Macan Kemayoran berhasil mengalahkan dua tim yang menempati posisi teratas klasemen musim lalu, yakni Borneo FC dan Persib Bandung.
Persija lebih dulu menundukkan Borneo FC dengan skor 1-0 pada laga pembuka di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (5/9/2026). Gol tunggal kemenangan Persija dicetak oleh Alexander Jeremejeff.
Kemenangan tersebut menjadi hasil penting bagi Persija karena Borneo FC merupakan runner-up Super League musim 2025/2026. Persija mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir dan membawa pulang tiga poin dari kandang lawan.
Satu pekan berselang, Persija kembali menghadapi tantangan berat. Kali ini, Macan Kemayoran berjumpa Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Bermain di hadapan hampir enam puluh ribu pendukungnya, Persija tampil penuh determinasi. Pertandingan ketat bahkan berakhir dengan dramatis.
Setelah unggul pada babak pertama lewat gol Jeremejeff, Persib mampu menyamakan kedudukan pada pertengahan babak kedua. Namun, penyerang anyar Ivan Mamut mencetak gol debut lewat sundulan ketika laga memasuki injury time.
Hasil itu membuat Persija mengawali kompetisi dengan dua kemenangan dari dua pertandingan. Bagi Shin Tae-yong, keberhasilan menaklukkan Borneo FC dan Persib memiliki arti penting karena kedua tim tersebut merupakan juara dan runner-up kompetisi musim sebelumnya.
"Pertama-tama, fakta bahwa kita meraih dua kemenangan beruntun melawan Borneo FC tim peringkat 2 tahun lalu dan Persib Bandung tim juara satu musim lalu adalah hasil yang luar biasa," kata Shin Tae-yong dikutip Rabu (16/9/2026).
Shin menilai dua hasil positif tersebut menjadi modal berharga bagi Rizky Ridho cs. untuk melanjutkan kiprahnya di Super League ke depan.
"Saya pikir ini juga akan sangat membantu dalam mengarungi liga ke depannya, saya rasa kita telah menjalani pertandingan-pertandingan sangat penting dengan baik," lanjutnya.
Pelatih asal Korea Selatan itu juga memberikan apresiasi terhadap kerja keras para pemain. Menurutnya, kemenangan dalam dua laga tersebut tidak terlepas dari motivasi, tekad, serta keinginan seluruh pemain untuk membangun kekompakan sebagai sebuah tim.
"Para pemain punya motivasi atau tekad serta keinginan untuk menjadikan tim ini sebagai satu kesatuan," ungkap mantan pelatih timnas Indonesia tersebut.
Lebih lanjut, ia bahkan mencontohkan beberapa pemainnya harus rela mengalami kram dan bertahan hingga menyelesaikan pertandingan. Mentalitas tersebut yang sangat penting dimiliki sebuah tim untuk mengarungi kerasnya kompetisi.
"Benar-benar tidak menyerah sampai akhir. Bahkan beberapa pemain sungguh melakukan yang terbaik sampai kaki mereka kram karena terlalu banyak lari, hal-hal seperti itulah yang paling penting," ujarnya.
Persija kini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Setelah melewati dua laga berat menghadapi tim yang finis di posisi pertama dan kedua musim lalu, Persija selanjutnya akan melakoni pertandingan kandang melawan Java United.
Namun, sumber dari laman resmi I.League, Macan Kemayoran terpaksa memainkan laga tersebut di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Sebab, SUGBK harus steril guna mempersiapkan ajang FIFA ASEAN Cup 2026 mulai tanggal 25 September 2026. Di sisi lain, Jakarta International Stadium (JIS) juga dalam proses persiapan konser artis internasional, The Weeknd.
Laga tersebut akan menjadi ujian berikutnya bagi Persija untuk mempertahankan tren positif sekaligus melanjutkan persaingan di papan atas Super League 2026/2027.