telusur.co.id - Pebulu tangkis tunggal putri Korea Selatan, An Se-young, berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar Indonesia Open 2026 setelah menundukkan wakil Turki, Neslihan Arin, di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Pemain nomor satu dunia itu menang dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-6.
Meski berstatus unggulan pertama, An Se-young tidak langsung tampil dominan. Pada gim pembuka, Neslihan Arin justru mampu memberikan kejutan dengan tampil agresif dan beberapa kali memimpin perolehan angka.
Pebulu tangkis asal Turki itu sempat unggul 5-3 dan terus menjaga keunggulan hingga 8-5. Bahkan, Arin berhasil menutup interval gim pertama dengan keunggulan 11-8, membuat An Se-young berada dalam tekanan.
Namun, kualitas pemain terbaik dunia itu mulai terlihat setelah jeda. An perlahan menemukan ritme permainan dan berhasil menyamakan skor menjadi 11-11 sebelum membalikkan keadaan menjadi 15-11 melalui serangkaian poin beruntun.
Arin sempat memberikan perlawanan dan memangkas jarak menjadi 14-16. Akan tetapi, ketenangan An Se-young pada momen-momen krusial membuatnya kembali menjauh dan akhirnya merebut gim pertama dengan skor 21-18.
Memasuki gim kedua, pertandingan berubah menjadi panggung dominasi An Se-young. Setelah unggul tipis 3-2, juara Olimpiade Paris 2024 itu langsung meningkatkan tempo permainan dan melesat jauh hingga memimpin 9-3.
An semakin tak terbendung setelah menutup interval dengan keunggulan telak 11-3. Seusai jeda, ia terus menekan dan tidak memberi ruang bagi Arin untuk mengembangkan permainan.
Perbedaan kualitas kedua pemain semakin terlihat pada fase akhir laga. An Se-young dengan mudah memperlebar jarak hingga unggul 18-5 sebelum meraih match point pada skor 20-6.
Satu poin terakhir berhasil diamankan untuk memastikan kemenangan meyakinkan 21-6 pada gim kedua sekaligus membawa unggulan utama asal Korea Selatan itu melangkah ke babak 16 besar Indonesia Open 2026.
Kemenangan ini mempertegas status An Se-young sebagai salah satu kandidat terkuat peraih gelar juara di turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut. Setelah sempat mendapat perlawanan sengit pada gim pembuka, sang ratu bulu tangkis dunia menunjukkan kelasnya dengan bangkit dan mendominasi pertandingan hingga akhir.



