Marc Marquez Bangkit! Ducati Sebut Operasi Jadi Titik Balik Sang Juara - Telusur

Marc Marquez Bangkit! Ducati Sebut Operasi Jadi Titik Balik Sang Juara

Pembalap Ducati, Marc Marquez. Foto: int

telusur.co.id - Dominasi Marc Marquez di MotoGP Jerman 2026 menuai pujian tinggi dari General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna. Menurutnya, penampilan pembalap asal Spanyol itu di Sirkuit Sachsenring layak disebut sebagai "mahakarya" berkat performa nyaris tanpa cela sepanjang akhir pekan balapan.

Marquez tampil luar biasa dengan menyapu bersih seluruh rangkaian sesi penting. Ia mengamankan pole position, meraih kemenangan Sprint untuk ke-19 kalinya musim ini, menjuarai balapan utama, mencatatkan lap tercepat, serta memimpin lomba sejak lampu start padam hingga garis finis.

"Akhir pekan lalu benar-benar sempurna, dengan mahakarya lain yang dipersembahkan Marc dalam performa terbaiknya: pole position, kemenangan Sprint ke-19, kemenangan Grand Prix dengan lap tercepat, dan memimpin balapan dari awal hingga akhir pada Sabtu maupun Minggu," tulis Dall'Igna melalui akun LinkedIn miliknya.

Meski tidak hadir langsung di Sachsenring, Dall'Igna tetap memantau jalannya balapan melalui komunikasi intensif dengan tim Ducati.

Balapan Cepat, Bersih, dan Tanpa Risiko Berlebihan

Menurut Dall'Igna, yang paling mengesankan bukan hanya kecepatan Marquez, tetapi juga kemampuannya mengendalikan balapan dengan penuh ketenangan tanpa mengambil risiko yang tidak perlu.

"Ia menetapkan ritme dengan gaya balap yang bersih dan cepat, mengendalikan motor tanpa pernah berlebihan. Stabil dan solid seperti biasa. Itulah kualitas seorang juara sejati yang terus menyempurnakan kemampuannya. Gaya balapnya mungkin terlihat kurang spektakuler, tetapi sangat efektif untuk melakukan apa yang dibutuhkan pada waktu yang tepat, tanpa mengambil risiko yang tidak perlu," tulisnya.

Kebangkitan Marc Marquez

Kemenangan di Sachsenring menjadi bukti kebangkitan luar biasa Marquez setelah menjalani operasi akibat saraf terjepit di lengan kanannya beberapa seri lalu.

Dalam empat balapan terakhir, juara dunia delapan kali itu berhasil mengumpulkan 119 poin, meningkat drastis dibandingkan hanya 57 poin yang diraihnya pada empat seri pertama musim ini sebelum menjalani operasi.

Kemenangan tersebut juga memangkas jarak di klasemen secara signifikan. Jika usai MotoGP Mugello Marquez masih tertinggal 102 poin dari pemuncak klasemen, kini selisihnya tinggal 18 poin, membuat persaingan gelar kembali memanas.

"Saya teringat ketika Marc tertinggal 102 poin setelah Mugello. Masa pemulihan pascaoperasinya berjalan sangat baik. Motornya kembali kompetitif di lintasan dan senyumnya kembali terlihat di garasi. Kami semua sangat bahagia," ujar Dall'Igna.

Persaingan Gelar Semakin Ketat

Di balik dominasi Marquez, Dall'Igna juga menyesalkan insiden yang dialami Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio.

Keduanya sempat tampil kompetitif sebelum mengalami kecelakaan pada balapan utama. Alex ketika itu berada di posisi kedua dan menjadi satu-satunya pembalap yang mampu mengikuti kecepatan sang kakak, sementara Di Giannantonio masih berpeluang finis di posisi empat besar.

"Sayang sekali Alex Marquez dan Diggia mengalami kecelakaan. Alex satu-satunya yang mampu mengimbangi Marc, sementara Fabio masih memiliki peluang besar meraih poin penting," katanya.

Cedera yang dialami Marco Bezzecchi serta meningkatnya performa duet Trackhouse Aprilia, Ai Ogura dan Raul Fernandez, membuat Dall'Igna menilai perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 masih sangat terbuka.

"Klasemen telah berubah drastis dan perebutan gelar kembali terbuka. Ada lima pembalap yang hanya dipisahkan 24 poin. Musim ini masih panjang dan apa pun bisa terjadi. Karena itu, kami tidak boleh lengah dan harus terus berjuang hingga seri terakhir," tutup Dall'Igna.


Tinggalkan Komentar