Pakar: Anak Muda Harus Kritis Hadapi Hoaks di Era Digital - Telusur

Pakar: Anak Muda Harus Kritis Hadapi Hoaks di Era Digital

Guru Besar Bidang Ilmu Kebijakan Publik Prof. Andy Fefta Wijaya. Foto: Istimewa

telusur.co.id - Guru Besar Bidang Ilmu Kebijakan Publik Prof. Andy Fefta Wijaya mengajak generasi muda mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dengan karya dan prestasi. Ia juga mengingatkan agar anak muda tidak mudah terprovokasi hoaks di ruang digital.

"Semangat kemerdekaan harus diteruskan oleh generasi muda melalui karya, prestasi, inovasi, dan kontribusi nyata. Anak muda dan mahasiswa harus mampu memanfaatkan kesempatan yang ada untuk terus mengembangkan diri," kata Prof. Andy, dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026.

Andy menilai, kemerdekaan harus dimaknai dengan menghadirkan sumber daya manusia unggul yang mampu memberi solusi bagi persoalan bangsa. Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Di sisi lain, Andy mengingatkan derasnya arus informasi membuat anak muda perlu kritis dalam menerima informasi.

"Jangan mudah terprovokasi, jangan mudah termakan hoaks dan disinformasi. Anak muda harus kritis dalam menerima informasi, melakukan verifikasi, dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya," tegasnya.

Ia menyebut menjaga kemerdekaan di era digital juga dilakukan melalui sikap bertanggung jawab menggunakan teknologi dan media sosial. Generasi muda diharapkan menjadi bagian ekosistem digital yang sehat dengan menyebarkan informasi yang mencerdaskan.

"Indonesia Emas 2045 bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Generasi muda hari ini akan menjadi bagian penting dari wajah Indonesia di masa depan," pungkasnya.[Far] 


Tinggalkan Komentar