telusur.co.id - Komitmen Pemerintah Kota Depok dalam menghadirkan kota yang ramah anak terus diperkuat. Tak hanya menyediakan ruang bermain dan kreativitas, anak-anak juga diberi kesempatan ikut menyampaikan aspirasi dalam perencanaan pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Wali Kota Depok Supian Suri, saat menghadiri Festival Budaya Anak Indonesia di Makara Art Center Universitas Indonesia (UI), Kamis (23/7/2026).
Acara tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan.
"Sekedar laporan bu Wamen, kami di forum anak juga menyertakan anak-anak di dalamnya. Ada musrenbang anak di Kota Depok," ucap dia.
"Anak-anak berdiskusi untuk mewujudkan harapan-harapan mereka terhadap pemerintah. Bahkan mereka juga menjadi bagian dalam perencanaan pembangunan Kota Depok," lanjut Supian.
Menurut Wali Kota, pelibatan anak dalam proses pembangunan menjadi salah satu bentuk penghargaan terhadap hak anak untuk menyampaikan pendapat sekaligus memastikan kebijakan pemerintah selaras dengan kebutuhan mereka.
Selain mendorong partisipasi, Supian bilang, Pemkot Depok juga tengah membangun Rumah Kreatif Anak Istimewa di kawasan Jalan Margonda Raya, tepatnya di samping Gramedia.
Fasilitas tersebut disiapkan sebagai ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk mengembangkan potensi dan bakatnya.
Tak hanya itu, pria akrab disapa Bang SS tersebut juga menyampaikan bahwa Pemkot Depok memiliki taman di 63 kelurahan yang kini tengah dioptimalkan menjadi Ruang Bersama Indonesia (RBI).
Menutup sambutannya, Supian mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional seraya mengajak seluruh pihak terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung masa depan anak-anak Indonesia.
"Itu mungkin yang dapat kami laporkan. Selamat Hari Anak Nasional," pungkas dia.
Laporan: Malik Sihite



