telusur.co.id - Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M Sarmuji, resmi dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Menteri Perindustrian. Sarmuji dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026), menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Nama Sarmuji diumumkan dalam prosesi pelantikan yang digelar di Istana. Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti, membacakan keputusan pengangkatan tersebut.
"Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian,” kata Nanik saat membacakan pengumuman pelantikan.
Menariknya, Sarmuji mengaku baru memperoleh kepastian mengenai penunjukan dirinya pada Kamis pagi. Bahkan, ia menyebut posisi yang akan diembannya baru diketahui menjelang keberangkatannya ke Istana.
Sesampainya di Istana, Sarmuji mengungkapkan bahwa dirinya telah mendapat kepastian untuk masuk ke jajaran Kabinet Merah Putih. Jika benar ditempatkan di Kementerian Perindustrian, ia dipastikan menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Pergantian ini sekaligus menandai perubahan posisi bagi Agus Gumiwang yang sebelumnya dipercaya memimpin Kementerian Perindustrian.
Agus Gumiwang sendiri memiliki perjalanan panjang di pemerintahan. Pada 24 Agustus 2018, ia dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Sosial, menggantikan Idrus Marham.
Setahun kemudian, Agus kembali dipercaya masuk kabinet dan menjabat sebagai Menteri Perindustrian dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019–2024. Ia kemudian kembali menduduki posisi yang sama dalam Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.
Kini, kursi Menteri Perindustrian beralih kepada Sarmuji. Penunjukan politikus Golkar tersebut menambah daftar pergantian pejabat di pemerintahan Presiden Prabowo sekaligus menempatkan salah satu elite partai berlambang pohon beringin itu di posisi strategis yang berkaitan langsung dengan sektor industri nasional.