telusur.co.id -Sebanyak 200 bibit pohon ditanam di kawasan wisata alam Puthuk Sempu, Desa Cepokolimo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Selasa (4/8/2026).
Penanaman tersebut merupakan bagian dari kegiatan GERBANG HIJAU dalam rangkaian Gerakan Bangun Desa (GERDES) Jilid XI. Kegiatan diselenggarakan Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM Universitas Airlangga (UNAIR) bekerja sama dengan Sekawan Bumi Foundation dan pengelola Puthuk Sempu.
Kegiatan GERBANG HIJAU menjadi salah satu upaya mendorong pelestarian lingkungan melalui aksi penghijauan. Selain itu, kegiatan tersebut memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, komunitas lingkungan, dan pengelola kawasan wisata.
Sebanyak 200 bibit yang ditanam didominasi tanaman produktif, seperti sirsak dan juwet. Pemilihan jenis tanaman tersebut mempertimbangkan fungsi konservasi sekaligus manfaat jangka panjang bagi kawasan.
Founder Sekawan Bumi Foundation, Mohammad Gofar Wibisana, menjelaskan pemilihan bibit disesuaikan dengan karakteristik Puthuk Sempu sebagai kawasan hutan produktif.
Menurutnya, pohon produktif seperti sirsak, juwet, nangka, dan matoa tidak hanya menghasilkan buah, tetapi juga memiliki fungsi ekologis sebagai penyerap air serta membantu menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada satu atau dua kali pelaksanaan. Tetapi mampu membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan terus mengampanyekan gerakan penghijauan,” ujarnya.
Selain menyediakan bibit, Sekawan Bumi Foundation juga berkomitmen melakukan pemantauan pertumbuhan pohon secara berkala setiap enam bulan.
Pemantauan dinilai penting karena penanaman dilakukan pada musim kemarau. Para peserta juga dianjurkan melakukan pemantauan secara rutin untuk menjaga tingkat keberhasilan tumbuh bibit yang telah ditanam.
Pengelola Puthuk Sempu, Sugeng Hariyono, menyambut positif kegiatan penghijauan tersebut. Menurutnya, kawasan wisata yang dikelola bersama masyarakat, khususnya Karang Taruna Dusun Soso, membutuhkan dukungan berbagai pihak agar kelestarian lingkungan tetap terjaga seiring dengan pengembangan wisata alam.
Puthuk Sempu merupakan destinasi wisata alam yang menyediakan area camping ground, lokasi family gathering, serta sejumlah lokasi untuk swafoto.
Kawasan tersebut juga menjadi habitat ayam hutan hijau dan masih memiliki sejumlah pohon sempu yang menjadi asal-usul penamaan Puthuk Sempu.
Melalui GERBANG HIJAU, mahasiswa UNAIR turut berkontribusi dalam penghijauan kawasan wisata sekaligus membangun kolaborasi dengan mitra dan masyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan memberikan dampak berkelanjutan bagi kawasan Puthuk Sempu.
Selain itu, kegiatan GERBANG HIJAU mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15 tentang Menjaga Ekosistem Daratan, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.



